Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Bukit Asam Tunggu Kontrak HDVC

Tes
25/5/2016 08:45
Bukit Asam Tunggu Kontrak HDVC
(ANTARA/Kristian Ali)

PT Bukit Asam (persero) Tbk menyambut gembira dilanjutkannnya pembangunan transmisi listrik dengan arus searah bertegangan tinggi (high voltage direct current/HDVC) 500 kilovolt (Kv) Sumatra-Jawa yang masuk Rencana Usaha Penyediaan Listrik (RUPTL) PT PLN (persero) 2015-2024. Perusahaan pelat merah itu berharap bisa segera berkontrak dengan PLN untuk mendukung pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) mulut tambang Sumatra Selatan 8 sebesar 2x620 megawatt (Mw), serta PLTU Jambi 2x600 Mw yang mereka garap.

“Itu menjadi berita baik, lantaran pembangunan PLTU sempat tertunda. Dengan potensi cadang­an batu bara 8 miliar ton, kami optimistis mampu mengembangkan pembangkit listrik berkapasitas 5.000 Mw,” ujar Presiden Direktur PTBA Arviyan Arifin di Jakarta, kemarin.

Pembangunan PLTU mulut tambang akan lebih efisien karena pasokan batu bara tidak harus diangkut dengan kapal atau kereta api. “Polusi yang dihasilkan dari PLTU itu juga akan lebih tersentralisasi,” ucapnya.

Pihaknya memasukkan PLTU sebagai bagian program ekspansi bisnis di tengah anjloknya harga komoditas. “Dari sisi produknya, kita ingin beralih ke penghiliran yang bukan sekadar bisnis batu bara. Salah satunya, pembangkit mulut tambang, karena pasokan ada, lahan juga sudah tersedia. Cuma kami bergantung pada PLN untuk membangun HVDC.”

PTBA berharap PLN segera menerbitkan letter of interest (LoI) proyek HVDC 500 Kv Sumatra-Jawa paket I dan II agar proyek PLTU Sumsel 8 dapat mencapai financing close. Hal itu supaya pembangunan konstruksi oleh PT Huadian Bukit Asam Power, anak usaha PTBA dapat dimulai untuk mengejar beroperasi secara ko­mersial (COD) di 2019. “Kami sudah menyelesaikan segala prasyarat, termasuk pembebasan lahan seluas 103 hektare,” ujarnya.

Ia juga meyakini, secara keseluruhan, PTBA juga siap untuk berkontribusi sekitar 15% dalam proyek 35 ribu Mw. Perseroan memiliki kemampuan untuk menghasilkan listrik hingga 5.000 Mw dari PLTU. (Tes/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya