Senin 17 Januari 2022, 14:49 WIB

Stok Pangan Holding BUMN Pangan Masih Sangat Minim

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Stok Pangan Holding BUMN Pangan Masih Sangat Minim

Antara
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan sambutan pada peluncuran BUMN Holding Pangan ID FOOD di Jakarta, Rabu (12/1).

 

HOLDING BUMN Pangan atau yang kini dikenal dengan nama ID FOOD pada Januari 2022 ini diketahui memiliki stok pangan yang masih sangat sedikit.

Stok pangan yang dimiliki ID FOOD di antaranya 19.794 ton gula, 925 ton beras, 4.159 ton benih padi, 56 ton benih jagung, 2.014 ton daging sapi dan kerbau, 28 ton daging ayam, 432 ton ikan, 203.515 ton garam, dan 1.106 kilo liter minyak goreng.

"Stok kita masih sangat sedikit, tapi setelah ini kita akan memasuki rencana inisiatif strategis dari seluruh BUMN pangan yang ada," ungkap Direktur Utama ID FOOD Arief Prasetyo Adi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI, Senin (17/1).

Stok yang sedikit ini, lanjut Arief, dikarenakan perusahaan BUMN klaster pangan langsung mendistribusikan stok yang dimiliki kepada masyarakat, sehingga setelah stok yang tersisa ini, perusahaan harus menunggu penyediaan stok untuk lima bulan ke depan.

"Stok beras kita hanya 925 ton, jadi RNI (PT Rajawali Nusantara Indonesia) dan klaster pangan melakukan stok berdasarkan penjualan dan tidak memiliki buffer stok yang masif untuk didistribusikan," tuturnya.

Lebih lanjut, terkait dengan stok minyak goreng jenis kemasan yang tercatat sebanyak 1.100 kilo liter, Arief menegaskan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan PTPN III agar 1/4 produksi dari PTPN disalurkan melalui ID FOOD.

Selain itu, pihaknya juga sudah mulai mengembangkan penjualan pada pasar internasional didukung oleh seluruh klaster pangan. Dari yang sebelumnya hanya konsumsi dalam negeri, pihaknya sudah mulai mencoba untuk go global.

"Beberapa komoditas yang sudah ekspor itu seperti ikan black marlin, ikan layang, octopus, dan spinn octopus ke Amerika, Thailand, Jepang, dan Filipina. Untuk beras pun sudah mulai mengirim ke Arab Saudi produk Sang Rice dengan kemasan 5 kg dengan spek sesuai permintaan konsumen. Kita juga sudah melakukan ekpor kopi dari Lampung ke Mesir," ujar Arief.

Dalam kesempatan ini, dia pun meminta dukungan dari Komisi IV DPR RI agar ID FOOD dapat berkontribusi lebih banyak bagi masyarakat Indonesia. (E-3)

Baca Juga

DOK Sinar Mas Land.

Southgate Residence Beri Keringanan Pembelian Apartemen Bersama Jendela360

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 17:11 WIB
Kerja sama itu diluncurkan pada Southgate Expo pada 21-29 Mei 2022 di Main Atrium AEON Mall...
Ilustrasi

Transisi Menuju Endemi, Industri Pernikahan Perlahan Mulai Bangkit

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 17:00 WIB
Kebangkitan industri pernikahan disebutkan oleh Peter mampu memberikan efek domino terhadap perbaikan ekonomi pasca pandemi...
MI/Permana Pandega

Teten : Kopi Jadi Komoditas Unggulan, 96% Perkebunan Dikuasai Petani

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 16:45 WIB
"Kopi dan rempah adalah komoditas unggulan negara kita yang harus dikelola baik. Harus dikuasai inovasi teknologinya, punya nilai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya