Senin 27 Desember 2021, 10:34 WIB

Harga Minyak Naik Seiring Meningkatnya Permintaan

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Harga Minyak Naik Seiring Meningkatnya Permintaan

Antara
Aktivitas pengolahan minyak milik PT PHE WMO di perairan Madura, Jawa Timur.

 

Pergerakan harga minyak perlahan naik sejak penurunan sebesar -26,74% dari harga tertingginya pada 25 Oktober 2021. Dalam pekan ini harga minyak mengalami apresiasi sebesar +4,79% dari US$ 70,35 per barel menjadi US$ 73,72 per barel.

Penurunan persediaan minyak mentah di Amerika dinilai memberikan tekanan pada kekhawatiran terkait over supply. Produksi minyak saat ini meningkat seiring dengan naiknya permintaan.

"Pergerakan dari harga minyak saat ini diselimuti oleh ketidakpastian terkait pemulihan ekonomi dimana penyebaran varian Omicron dan juga naiknya inflasi yang lebih cepat turut memberikan tekanan pada laju harga minyak," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Senin (27/12).

Beberapa indikator terkait melemahnya konsumsi di Asia dan struktur pasar minyak mentah yang melemah cukup signifikan menunjukkan adanya potensi kelebihan pasokan dalam jangka waktu dekat.

Sementara itu, persediaan gasolin naik 3,7 juta barel pada pekan lalu dan penyimpanan minyak mentah utama di Cushing, Amerika naik 1,27 juta barel. Adapun pasokan sulingan menurun.

Krisis energi Eropa semakin dalam saat omicron menyebar ke seluruh kawasan, membuat prospek ekonomi semakin suram. Krisis diesel di Eropa menambah dengan kesulitan mengakses penyulingan Pantai Teluk Amerika yang memprioritaskan permintaan domestik dan pembeli di Amerika Latin.

Krisis dari energi tentu menjadi perhatian dari pelaku pasar dimana Indonesia sendiri bagian dari negara importir yang tentunya dapat terkena dampak dari kenaikan harga minyak tersebut.

Tren harga minyak yang terus meningkat tentunya akan memiliki dampak terhadap anggaran negara yang mengingat, dan masih besarnya eksposur baik dari sisi pendapatan Pajak Penghasilan dan Penerima Negara Bukan Pajak, serta Belanja pemerintah baik subsidi ataupun kompensasi.

Mengacu pada Nota Keuangan tahun 2022, sebenarnya kita mendapatkan dampak positif dari meningkatnya harga minyak dunia yakni potensi meningkatnya surplus anggaran seiring dengan naiknya pendapatan yang berasal dari sektor migas.

Menurut analisis sensitivitas dalam APBN 2022, setiap kenaikan Indonesia Crude Price (ICP) sebesar US$1 per barel berpotensi akan meningkatkan surplus anggaran sebesar Rp 0,4 triliun.

Akan tetapi, risiko anggaran akan tetap ada, mengingat kebijakan harga BBM maupun listrik yang dipertahankan tetap hingga saat ini. Dengan demikian, harga BBM yang dikontrol ketat oleh pemerintah sedangkan harga minyak terus merangkak naik berpotensi menekan kinerja keuangan Pertamina dan PLN yang merupakan BUMN atau quasi government.

"Kami memperkirakan hingga semester I 2022, harga minyak dunia masih berpotensi tetap tinggi sejalan dengan naiknya permintaan karena perbaikan ekonomi global," kata Nico.

Selain itu, Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) masih belum merencanakan peningkatan produksi yang lebih cepat juga mengakibatkan harga dalam jangka pendek masih bertahan di level USD 80 per barel. (OL-12)

Baca Juga

Ist/DPR

DPR dan Pemerintah Sepakati Realisasi Defisit APBN Tahun 2022 di Angka 4,5%

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 11:52 WIB
Banggar DPR RI bersama pemerintah menyepakati realisasi defisit sampai dengan akhir tahun 2022 diperkirakan mencapai angka...
Ist/Kementan

Kementan dan ICMI Bogor Gelar Pelatihan Pertanian Geo Ekonomi Hijau

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 11:03 WIB
Kementan berkolaborasi dengan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwilsus Bogor menggelar pelatihan pertanian Geo Ekonomi...
ANTARA

Pemerintah Cari Keseimbangan Pengendalian Minyak Goreng

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 10:21 WIB
"Saat ini harga minyak goreng telah mencapai Rp14.000 per liter di Jawa-Bali, sehingga kebijakan di sisi hulu dapat kita mulai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya