Kamis 25 November 2021, 18:49 WIB

Bank Mandiri Telah Salurkan KUR Rp 31,75 triliun kepada 324 ribu lebih debitur

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Bank Mandiri Telah Salurkan KUR Rp 31,75 triliun kepada 324 ribu lebih debitur

MI/Dwi Apriani
Tahun ini Bank Mandiri mendapat kuota penyaluran KUR di Sumsel sebanyak Rp5 triliun.

 

SEIRING dengan mulai pulihnya perekonomian di dalam negeri, Bank Mandiri semakin aktif mendorong penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk mempercepat pemulihan di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Tercatat per Oktober 2021, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR senilai Rp 31,75 triliun kepada 324 ribu lebih debitur.

SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso mengatakan, realisasi tersebut telah mencapai 90,73% dari total target penyaluran KUR perseroan di tahun 2021 sebesar Rp 35 triliun. Bila dirinci berdasarkan sektor usahanya, mayoritas disalurkan ke sektor produksi dengan nilai menembus Rp 18,55 triliun atau sekitar 58,42% dari total realisasi.

Lebih lanjut, Josephus menjelaskan di sisa akhir tahun ini Bank Mandiri akan secara aktif memfokuskan KUR ke sektor produksi untuk mendukung program pemerintah dalam membantu memulihkan ekonomi nasional dari dampak pandemi Covid-19.

"Menurut pemantauan kami, sektor produksi masih memiliki potensi penyaluran KUR yang relatif besar. Selain itu, beberapa sektor turunannya juga memiliki prospek yang masih baik," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/11).

Jika dilihat secara detail, penyaluran KUR Sektor Produksi Bank Mandiri saat ini masih didominasi oleh sektor pertanian dengan penyaluran sebesar Rp 9,04 triliun atau 28,47% dari total penyaluran. Hal ini menurut Josephus, sudah sejalan dengan upaya Pemerintah yang memang memprioritaskan sektor pertanian untuk menunjang ketahanan pangan di dalam negeri.

Sementara itu, sektor produksi lainnya seperti jasa produksi dan industri pengolahan, juga masih mencatatkan potensi yang besar untuk tumbuh. Untuk itu, Bank Mandiri akan terus mempercepat penyaluran KUR di dua bulan terakhir tahun ini. Salah satu strategi yang sudah diterapkan perseroan yakni dengan mengoptimalkan aplikasi Mandiri Pintar untuk mempercepat proses penyaluran kredit.

Tidak cuma itu, Bank Mandiri juga telah memperluas skema-skema produk pembiayaan di sektor produksi untuk komoditas tertentu terutama di sektor pertanian yang menyesuaikan dengan kebutuhan masa tanam di mana pokok dan bunga dapat dibayarkan pada saat panen.

"Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, kami optimis akan mampu mendorong penyaluran KUR lewat potensi yang ada, dan dapat mencapai target KUR yang diamanatkan oleh Pemerintah," pungkas Josephus. (Try/E-1)

Baca Juga

Antara

OJK Siapkan Kebijakan Selamatkan Investor dari Emiten Zombie

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 09 Desember 2021, 17:49 WIB
Langkah yang dilakukan adalah mendorong perusahaan untuk membeli kembali sahamnya (buyback) hingga melalui jalur...
 ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Menkeu: Tema G20 Jangan Hanya Jadi Jargon Saja, Tapi Tanggung Jawab Bersama

👤 Despian Nurhidayat 🕔Kamis 09 Desember 2021, 17:22 WIB
Forum G20 tidak hanya soal komunitas, tapi menurutnya yang paling penting adalah aksi kebijakan yang dapat membangun kepercayaan bagi...
Antara/Olha Mulalinda

Ada Peningkatan Permintaan saat Nataru, Ini Antisipasi Pertamina Patra Niaga

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 09 Desember 2021, 16:36 WIB
Per 7 Desember, ketahanan stok untuk seluruh produk bahan bakar minyak rata-rata berada di atas 19 hari, LPG di atas 14 hari, dan Avtur 35...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya