Jumat 15 Oktober 2021, 19:50 WIB

Prediksi Tren Bisnis Makanan pada 2022

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Prediksi Tren Bisnis Makanan pada 2022

DOK KraftHeinz Food Service Institute.
Ada tren peningkatan kegiatan memasak dari rumah, terutama pada segmen ibu rumah tangga.

 

ADA sejumlah tren bisnis makanan yang diprediksi terjadi pada 2022 atau tahun depan. Tren ini berkaca dari yang terjadi saat ini, yaitu pandemi covid-19 hingga berbagai tantangan yang akan dihadapi ke depan. 

"Model bisnis perlu diubah, seperti food service pempek yang biasanya buka di warung, karena pandemi, dijual frozen melalui jaringan. Model bisnisnya sudah change atau yang kita namakan dari food service menjadi ready to eat misalnya," ujar Co-Founder Ultra Indonesia, Bonnie Susilo, dalam pelatihan secara online yang digelar KraftHeinz Food Service Institute bersama Ultra Indonesia, belum lama ini. 

"Tidak sepenuhnya berubah. Itu mungkin menjadi penambahan produk baru. Dirasa dine konsumennya masih ada, ya jangan ditinggalkan, tetapi ada new business model. Ini salah satu changes yang harus dilakukan," imbuhnya dalam keterangan resmi, Jumat (15/10). Pengisi materi dalam pelatihan tersebut di antaranya In House Chef KraftHeinz Food Service Dede Wahyudi, CEO Ultra Indonesia Agung Nugroho, dan Co-Founder Ultra Indonesia Bonnie Susilo.

Tren kedua yaitu meningkatnya kegiatan memasak dari rumah, terutama pada segmen ibu rumah tangga. Menurutnya, UMKM makanan dan minuman harus bisa membuat produk yang aman, enak, sehat, dan mudah disajikan oleh ibu rumah tangga yang semakin ke sini gegara pandemi semakin senang memasak.

Pemilik MaxHealthyKitchen, Sumiaty, yang menjadi peserta UMKM dalam pelatihan tersebut mengaku bersyukur karena terpilih untuk ikut pelatihan tersebut. Ia mengatakan mendapat banyak ilmu untuk pengembangan bisnisnya ke depan. "Selama ikut pelatihan ini dapat banyak sekali ilmu yang berharga dan penting untuk saya mulai mengembangkan MaxHealthyKitchen menjadi lebih besar," ujarnya.
 
"Semua materi sangat penting untuk saya jadi berusaha untuk mengingat semua. File materi yang dikirim sampai dibaca berulang-ulang. Tapi yang paling bermakna yakni orientasi bisnis harus memikirkan planet, people, baru profit," imbuhnya.

MaxHealthyKitchen yang sudah berdiri dua tahun ini bergerak dalam bisnis makanan sehat. Menurut Sumiaty, hal itu berkaca dari pengalaman pribadi yang sudah sembuh dari penyakit serius yang disebabkan perubahan pola makan yang dialaminya.

Hal senada disampaikan pemilik brand minuman Seger asal Medan, Indra Hermawan. Menurut Indra, salah satu materi yang paling disuka dari pelatihan eksklusif tersebut ialah tentang one page marketing (OPM). Ilmu yang baru didapat itu, kata Indra, akan digunakan untuk pengembangan bisnis Seger yang kini sudah memiliki sembilan gerai di Medan.

"Saya suka yang one page marketing. Jadi OPM itu kita mesimplifikasi rencana marketing," ujarnya. "Nah kalau one page marketing jarang, terus pas training (saya dapat) keren juga. Pas saya ulik lagi di internet, jarang, terus literatur enggak banyak. Ketika presentasi ternyata diskusi sama Pak Bonny, pengaplikasiannya sudah benar, gampang dimengertilah," imbuhnya. (RO/OL-14)

Baca Juga

MI/Vicky Gustiawan.

Asuransi Rangka Kapal Milik Jasindo Tumbuh Signifikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 21:51 WIB
Salah satu pertumbuhan positif tersebut tercatat di lini bisnis asuransi rangka...
Dok kemenhub

Menhub Sebut Integrasi Data Secara Digital Percepat Layanan Pelabuhan

👤RO/Micom 🕔Sabtu 27 November 2021, 19:22 WIB
Pelabuhan Tanjung Priok mengelola hampir 70% kegiatan ekspor-impor...
Antara

Bali Sepi Penerbangan Internasional, Kemenparekraf Galang Kerja Sama dengan Hongaria

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 27 November 2021, 17:29 WIB
Bali masih sepi dari penerbangan internasional, sejak dibuka Oktober tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya