Senin 20 September 2021, 17:07 WIB

Asosiasi Ungkap Penyebab Mal Sepi Pengunjung

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Asosiasi Ungkap Penyebab Mal Sepi Pengunjung

Ilustrasi
-

 

KETUA Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja berpendapat, adanya larangan membawa anak kurang dari 12 tahun menjadi penyebab sepinya kunjungan mal saat ini. 

Adapun pembatasan tersebut sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021 tentang PPKM Level 2-4 di Jawa-Bali.

Baca juga: Produksi Jagung Cukup, Akademisi IPB: Jangan Sampai Impor untuk Persiapan 2024

"Kebijakan ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan yang masih minim," ungkapnya kepada wartawan, Senin (20/9).

Menurutnya, rata - rata tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan saat ini di angka 35% dengan kategori makanan dan minuman yang masih mendominasi. Pemerintah sendiri mengatur kapasitas dine in di mal sebesar 50%.

"Pembatasan di tempat bermain anak dan tempat hiburan yang masih belum diperbolehkan beroperasi, juga menjadi faktor lainnya," tambah Alphonzus.

Selain itu, diberlakukanya skrining melalui aplikasi PeduliLindungi, dianggap menjadi faktor lain jumlah kunjungan rata-rata mal belum ramai. 

Per 10 September 2021 misalnya, Alphonzus mengatakan, ada 1.464 orang yang positif covid- 19 yang terdeteksi dan ditolak masuk ke pusat perbelanjaan.

Anggota APPBI yang berlokasi di pulau Jawa dan Bali pun tercatat ada 250 pusat perbelanjaan.

"Tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan masih cenderung lambat seiring dengan tahapan pelonggaran yang diberikan oleh pemerintah yang juga dilakukan secara bertahap dan terbatas," pungkasnya. (OL-6)

Baca Juga

MI/Agung W

Bursa Global Naik, IHSG Bakal Terimbas Positif

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 10:46 WIB
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (21/10) dibuka pada level 6.670,27 dari penutupan kemarin di level...
ANTARA/Shutterstock/aa.

Dolar Amerika Melemah Harga Emas Naik Tipis

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 10:41 WIB
Emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi diperdagangkan di US$ 1.784,96 per ounce pada pukul 01,46 GMT. Emas berjangka AS sedikit berubah...
dok.mi

Bulog Ditugaskan Beli Jagung Petani RI tapi Belum Dilakukan, ini Dalihnya

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 10:21 WIB
UNTUK melaksanakan penugasan, BULOG masih menunggu penetapan harga beli jagung oleh...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya