Selasa 31 Agustus 2021, 20:05 WIB

Kementan Dorong Kinerja Penyuluh di Pangandaran

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kementan Dorong Kinerja Penyuluh di Pangandaran

DOK KEMENTAN
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi

 

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan kapasitas SDM pertanian yang terdiri dari penyuluh dan petani. Dengan begitu, produktivitas menjadi indeks kinerja penyuluh di wilayah binaannya masing-masing. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerangkan, penyuluh merupakan ujung tombang bagi sektor pertanian. Untuk itu, penyuluh harus terus menerus ditingkatkan kapasitas dirinya agar semakin beradaptasi dengan perkembangan inovasi teknologi yang semakin berkembang pesat. 

"SDM pertanian itu salah satu kata kunci bagi peningkatan produktivitas pertanian dalam negeri. Dalam konteks pertanian, penyuluh merupakan ujung tombak bagi peningkatan produktivitas pertanian kita," kata Mentan SYL. 

Baca Juga: Di BPP Cigugur Pangandaran, Kementan Tegaskan Peningkatan Produktivitas Pertanian Harga Mati

Sementara Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menuturkan, salah satu faktor penting dalam peningkatan produktivitas adalah inovasi teknologi. Ada banyak inovasi teknologi dari hulu hingga hilir yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Tak hanya itu, inovasi teknologi jika dimanfaatkan dengan baik mampu meningkatkan nilai tambah bagi petani. 

"Jadi, penyuluh sekarang jangan hanya bergerak di onfarm saja, tetapi juga di olahan. Itu juga sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah bagi petani," tutur Dedi saat bertemu penyuluh dan petani di Balai Pusat Pertanian (BPP) Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa(31/8/2021). 

Dengan begitu, Dedi menegaskan jika indeks kinerja penyuluh adalah peningkatan produktivitas di wilayah kerjanya masing-masing. "Tugas utama penyuluh adalah menggenjot peningkatan produktivitas pertanian. Inovasi teknologi itu terapkan bersama-sama petani di lapangan," imbau Dedi. 

Saat ini, mulai hulu hingga hilir sudah ada banyak inovasi teknologi yang bisa diimplementasikan dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian. "Inovasi teknologi sekarang sudah banyak. Hal itu bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas. Jadi, kunci sukses pembangunan pertanian adalah peningkatan produktivitas," tutur Dedi. 

Jika saat ini produktivitas pertanian di Kecamatan Cijulang 5,6 ton per hektare per tahun, Dedi meminta agar tahun depan produktivitas pertanian ditingkatkan menjadi 6,6 ton per hektare per tahun. 

"Teknologi sudah merambah dari hulu hingga hilir. Dengan inovasi teknologi produktivitas mampu meningkat sekitar 20-60 persen. Dengan penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) akan meningkatkan produksi sekaligus mampu mengurangi losses 20 persen. Kehilangannya hanya tinggal 5%. Jadi, produktivitas padi bisa ditingkatkan 15% dengan alsintan," tutur dia.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Sutriaman berharap arahan Dedi Nursyamsi mampu menjadi pemantik bagi penyuluh dan petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayahnya. "Kami bersyukur di Kecamatan Cijulang ini produktivitas sudah bisa dinaikkan. Kita harapkan ke depan dapat terus meningkat, sehingga target swasembada pangan capat tercapai," kata Sutriaman.

Sebagaimana diketahui, Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pangandaran untuk meningkatkan kapasitas SDM pertanian. Sebelum mengunjungi BPP Cijulang, Dedi beserta rombongan berkesempatan meninjau lahan lokasi pembangunan BPP Parigi di depan Taman Makam Pahlawan Kabupaten Pangandaran. (RO/OL-10)

Baca Juga

Dok Kemenparekraf

Sertifikasi CHSE di Lokasi Wisata Kini Dilengkapi SNI

👤Iis Zatnika 🕔Minggu 05 Desember 2021, 06:00 WIB
Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Skema Akreditasi CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety & Environment Sustainability) untuk sektor...
Dok. Pribadi

Basuki Tjahaja Purnama Dinilai Cocok Pimpin Badan Pangan Nasional

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 23:51 WIB
BTP memiliki kapasitas dan kepemimpinan yang kuat serta komitmen politik dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan kemandirian pangan di...
Dok Dwija Karya

Menangkap Potensi Besar Pasar Hunian di Tigaraksa

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 22:25 WIB
Proyek yang berada di bibir Jl Raya Tigaraksa dan memiliki luas lahan 5 hektare itu bernama Grand Almas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya