Kamis 26 Agustus 2021, 08:05 WIB

Pandemi tidak Halangi PYFA untuk Berekspansi dan Mendiversifikasi Produk

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Pandemi tidak Halangi PYFA untuk Berekspansi dan Mendiversifikasi Produk

Dok.PYFA
Erik Darius Mardiwidyo dan Bedjo Stefanus sebagai pihak penjual bersama Yenfrino Gunadi dan Lee Yan Gwan mewakili pembeli.

 

PANDEMI covid-19 yang terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia selama hampir dua tahun terakhir memang telah memporak-porandakan berbagai sendi kehidupan masyarakat, terutama perekonomian. Tidak mengherankan jika memilih untuk menahan diri atau setidaknya berinovasi demi untuk bertahan.

Meski begitu ada juga perusahan yang justru menuai keuntungan dalam situasi saat ini. Bahkan di antara mereka ada yang berani melakukan ekspansi. Selah satu satunya seperti yang dilakukan PT. Pyridam Farma Tbk.

Baca juga: XL Axiata bakal Akuisisi 66% Saham Link Net

Sejalan dengan rencana untuk ekspansi dan menambah diversifikasi produk, serta kapasitas produksi, perusahaan dengan nama emiten PYFA itu melakukan  perjanjian untuk mengakuisisi 100% saham PT. Holi Pharma.

Direktur PT Pyridam Farma Tbk (PYFA), Yenfrino Gunadi mengatakan bahwa ekspansi itu mereka lakukan untuk menambah kapasitas produksi grup secara keseluruhan. Mereka memprediksi setidaknya peningkatan itu akan terjadi lebih dari tiga kali lipat dari kapasitas yang ada. "Kami yakin melalui akuisisi ini akan memperkuat posisi kami di bidang industri farmasi Indonesia,” ujar Yenfrino.

Ia menambahkan bahwa proses akuisisi ini merupakan langkah awal dari berbagai inisiatif yang sedang dikembangkan.  Ke depan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) akan terus berinovasi dengan menjalin kerjasama strategis dengan berbagai industri untuk memajukan industri healthcare di Indonesia dan menghadirkan berbagai produk yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia.  

PT Pyridam Farma Tbk adalah perusahaan farmasi dengan bisnis utama berupa produksi dan/atau distribusi obat-obatan moderen dan tradisional serta distribusi alat kesehatan seperti alat laboratorium dan juga PCR test kits. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1976 dan sudah menjadi perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2001.

PT Pyridam Farma Tbk. memproduksi berbagai macam produk farmasi seperti Antibiotik, Vitamin, Suplemen, dan Perawatan Herbal Tradisional. Perusahaan ini memiliki lebih dari 200 produk dalam bentuk tablet, kaplet, kapsul, sirup krim, dan salep. Selain itu, PT Pyridam Farma Tbk. juga memproduksi produk resep seperti penisilin dan non-penisilin antibiotik, dan obat penghilang rasa sakit, serta produk non-resep produk vitamin, pencegah flu dan batuk, dan antipiretik. (RO/A-1)

Baca Juga

Dok. Kementerian BUMN

Erick: BUMN Harus Kembali ke Khittah sebagai Perusahaan yang Sehat dan Berdaya Saing

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 23:44 WIB
Erick berpesan kepada generasi muda untuk menjaga dua fokus utama BUMN yakni sebagai agen pembangunan dan penyeimbang...
Dok. IFG

Dukung Pengembangan Sektor Asuransi dan Dana Pensiun, IFG Gelar Konferensi Internasional

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 23:36 WIB
Konferensi itu bertujuan untuk memberikan kontribusi positif terhadap penguatan literasi di sektor asuransi dan dana pensiun bagi pelaku...
Dok. Pribadi

Erick Sebut Transformasi Kultural BUMN Jadi Kunci Menangkan Persaingan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 23:02 WIB
"Transformasi bisa terjadi kalau terjadi juga transformasi kultural atau juga transformasi manusianya itu tidak mungkin," ucap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya