Minggu 01 Agustus 2021, 10:29 WIB

Nusantaranomics: Model Ekonomi Indonesia Menuju Negara Maju 2045

mediaindonesia.com | Ekonomi
Nusantaranomics: Model Ekonomi Indonesia Menuju Negara Maju 2045

Dok IPB
Strategic Talk IPB ke-26 Nusantaranomics Series 1

 

NUSANTARANOMICS, model ekonomi khas Indonesia yang digagas Guru Besar IPB Prof Didin S Damanhuri dapat menjadi model ekonomi Indonesia menuju negara maju pada 2045 karena sesuai dengan konteks sejarah, kebudayaan dan sosial ekonomi masyarakat Indonesia. Hal itu diungkapkan Rektor IPB Arif Satria, saat membuka Strategic Talk IPB ke-26 Nusantaranomics Series 1 yang berjudul “Model Ekonomi Indonesia Menuju Negara Maju 2045” yang diselenggarakan atas kerja sama antara Direktorat Publikasi Ilmiah dan Informasi Strategis-IPB University, Lingkar Kajian Ekonomi Nusantara (LKEN) dan Komunitas Angkringan Bentara Rakyat (AKAR) secara daring, Jumat (30/7).

Nusantaranomics merupakan sebuah sistem ekonomi-politik yang berlandaskan ekonomi lokal, bersumber dari nilai-nilai budaya yang sudah berkembang lama di masyarakat nusantara. Ini merupakan salah satu bentuk manifestasi dari sistem ekonomi Pancasila yang menunjukkan kekuatan dan daya lentur model kewirausahaan genuine khas masyarakat Nusantara.

Didin, penggagas nusantaranomics, yang juga bertindak sebagai narasumber dalam diskusi itu, menjelaskan bahwa konsep nusantaranomics ini selaras dengan konstitusi UUD 1945 dalam semangat dan nilai-nilai yang dijunjungnya. Prinsip-prinsip nusantaranomics ini menguatkan konstitusi Indonesia atau ekonomi Pancasila, sebagaimana tertuang dalam pasal 27 ayat 2 UUD 1945.

Ia menambahkan seluruh stakeholder (legislatif, daerah-daerah, civil society, dunia usaha) harus mendorong orientasi pembangunan yang mensejahterakan rakyat sebesar-besarnya sebagaimana amanat konstitusi 1945, bukan hanya menyejahterakan orang per orang pibadi dan golongan tertentu.

Maka, hanya dengan orientasi pembangunan untuk sebesarnya kesejahteraan rakyatlah akan tercipta keadaaan politik yang kondusif, stabil dan semakin demokratis serta pembangunannya yang makin berkelanjutan.

Gagasan nusantaranomics ini juga mendapatkan tanggapan serius dari Rektor Universitas Katolik (Unika) Indonesia Atma Jaya, Prasetyantoko.

Ia mengungkapkan gagasan nusantaranomics yang di dalamnya terkandung prinsip heterodox merupakan model yang sangat relevan dengan konteks nyata yang ada di Indonesia saat ini.

Nusantaranomics merupakan model ekonomi terbaik yang dapat diimplementasikan saat negara sedang mengalami krisis pandemi covid-19 maupun setelah pasca pandemi. Hal itu karena pendekatan-pendekatan yang digunakan untuk mengelola ekonomi disaat pandemi saat ini dinilai oleh para ekonom tidak berkelanjutan.

Peraih gelar Ph.D dari Ecole Normale Supérieure (ENS) – Lyon, Perancis itu mengharapkan tujuan nusantaranomics dan heterodoksi ini dapat memastikan terciptanya kesejahteraan sosial dan keberlanjutan lingkungan yang lebih baik. (RO/OL-1)

Baca Juga

AFP/Ahmad El Itani/Saudi Aramco.

Saudi Aramco Targetkan Nol Emisi Karbon pada 2050

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:19 WIB
Arab Saudi, pengekspor minyak mentah utama dunia, mengatakan akan bergabung dengan upaya global untuk mengurangi emisi metana hingga 30%...
Antara/Prasetia Fauzani

KAI Catatkan Kenaikan Pendapatan Rp7,46 Triliun Pada Semester I 2021 

👤Depian Nurhidayat 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:18 WIB
"Perseroan terus berinovasi secara efektif dan efisien agar kinerja keuangan bisa lebih lincah dalam merespons dampak yang timbul...
Dok Kementerian BUMN

Erick Thohir Apresiasi BRI Dampingi UMKM Bertransformasi Digital

👤Ant 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:10 WIB
Transformasi digital pada industri keuangan yang diadaptasi BUMN harus juga menjangkau ekonomi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya