Jumat 30 Juli 2021, 20:44 WIB

Menteri Pertanian Dorong Beras Porang Shirataki Madiun Bersaing di Pasar Global

mediaindonesia.com | Ekonomi
Menteri Pertanian Dorong Beras Porang Shirataki Madiun Bersaing di Pasar Global

DOK KEMENTAN

 

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo terus mendorong pengembangan porang di Madiun, Jawa Timur. Tapi Syahrul mengharapkan Madiun tak hanya sekedar menjadi sentra budidaya, tapi juga turut berkembang sebagai sentra industri olahan porang.  Sehingga nanti porang diekspor dari Madiun nantinya sudah dalam berbentuk olahan, termasuk beras porang shirataki yang dikenal berharga mahal.

“Kita semua tadi melihat ada proses industri sebelum porang diekspor, salah satunya bagaimana porang menjadi beras. Jadi nantinya masyarakat global tidak lagi hanya mengenal beras porang shirataki dari Jepang, tapi juga ada beras porang dari Madiun,” sebut Syahrul saat mengunjungi PT Asia Prima Konjac, salah satu pabrik porang di Madiun, Jawa Timur, pada Jumat (30/7/2021) sore.


Beberapa tahun terakhir, porang memang menjadi primadona komoditas ekspor, termasuk di Jepang. Di negara Sakura tersebut, porang dijadikan sebagai bahan baku beras shirataki yang sering digunakan sebagai beras diet.  Porang memiliki kandungan glukomannan yang mempercepat rasa kenyang dan memperlambat pengosongan perut sehingga cocok untuk orang yang sedang diet.

Baca Juga: Kementan Dukung Penuh Urban Farming Kota Solo

Presiden Joko Widodo (Jokowi), dikutip oleh Syahrul, telah mengarahkan porang untuk dijadikan sebagai komoditas super prioritas. Porang dinilai memiliki potensi besar sebagai produk ekspor yang akan mendatangkan devisa besar bagi negara.

“Tapi Presiden meminta bahwa porang yang diekspor itu bukan lagi dalam bentu umbi, tapi harus diproses terlebih dahulu,” jelas Syahrul.

Selain beras shirataki,  porang pada umumnya diolah menjadi bahan campuran pada produk kue, roti, es krim, permen, jeli, selai, dan bahan pengental pada produk sirup. Porang juga kerap diolah sebagai produk kosmetik.

Saat ini Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mengembangkan industri porang dalam skala luas, lengkap dari hulu hingga ke hilir dengan kelembagaan petani yang kuat. Peluang pasarnya pun cukup besar karena permintaan ekspor dan pasar negeri baru terpenuhi sebanyak 10%.

Baca Juga: E-Commerce: Solusi Jitu Pemasaran Hortikultura di Masa Pandemi Covid-19

Madiun sendiri memang dikenali sebagai salah satu sentra pengembangan porang. Tercatat pada tahun 2020, luas lahan budidaya porang di Madiun mencapai 5.363 hektare. Pengembangan porang difokuskan di 10 kecamatan, yaitu Saradan, Kare, Dolopo, Dagangan, Mejayan, Gemarang, Wungu, Wonoasri, Pilangkenceng, dan Madiun.

Sebagai upaya akselerasi, Kementan melaksanakan sejumlah program di Madiun, antara lain memberikan bantuan pupuk organic sebesar 22,8 ton, bantuan bulbil/katak Rp400 juta, serta pendampingan dalam bentuk bimbingan teknis dan kemitraan.

“Sudah menjadi arahan Presiden kepada semua Menteri, termasuk Menteri Pertanian untuk semua terjun ke lapangan. Kami pun sudah berkomitmen untuk mendampingi para petani dan semua proses yang terkait pertanian,” tegas Syahrul.

Selain sejumlah bantuan, Kementan pun turut memfasilitasi para petani untuk mengakses kredit usaha rakyat (KUR). “Sebagai salah satu percepatan pengembangan porang yang disiapkan pemerintah, tentunya kita akan terus mendorong dan memfasilitasi KUR,” ucap Syahrul. (RO/OL-10)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Fauzan

PPKM, 974 WNA Masuk RI Lewat Soetta Periode 15-17 September

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 18 September 2021, 11:53 WIB
Masuknya ratusan warga asing ini pascaditerbitkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 34 Tahun...
MI/Siswantini S

SKK Migas Kembangkan Solo Technopark lewat Teknologi Hulu Migas

👤Insi Nantika J 🕔Sabtu 18 September 2021, 10:53 WIB
Kerja sama tersebut akan fokus di bidang Pendidikan, pengembangan sumber daya manusia atau SDM, penelitian dan pengembangan (research and...
DOK KEMENAKER

Menaker Ida: Pastikan tidak Ada Pemotongan dan Biaya terhadap Bantuan Pemerintah kepada Pekerja

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 18 September 2021, 08:52 WIB
Tren positif itu terus dijaga oleh pemerintah guna meningkatkan penanganan pemulihan ekonomi nasional. Salah satunya melalui penyaluran...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ramai-Ramai Abai Laporkan Kekayaan

KPK mengungkap kepatuhan para pejabat membuat LHKPN tahun ini bermasalah. Akurasinya juga diduga meragukan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya