Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKUNGAN untuk Kementerian Pertanian yang akan menciptakan banyak petani milenial terus berdatangan. Kali ini, dukungan diberikan melalui program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) yang akan melatih 113 calon pengusaha petani muda.
Melalui Climate Smart Agriculture (CSA) atau Pertanian Cerdas Iklim, SIMURP menggenjot peningkatan sumber daya manusia. Hal ini menjadi penting sebab, SDM sangat berperan dalam membangun pertanian berkelanjutan.
CSA SIMURP sendiri selaras dengan Rencana Strategis Kementan yang memfokuskan pembangunan pertanian melalui konsep pembangunan pertanian berkelanjutan.
Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Kementan banyak memiliki program strategis guna peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, salah satunya Program SIMURP.
“Program-program utama Kementan lainnya yang harus didukung diantaranya Kostratani dan petani milenial. Sedangkan untuk meningkatkan daya saing, kapasitas insan pertanian terus digembleng melalui pelatihan-pelatihan, baik kekhususan maupun tematik,” ujar Syahrul.
Guna mendukung program-program yang ada di Kementan, SIMURP bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang mengadakan Pelatihan Kewirausahaan Calon Pengusaha Tani Muda SIMURP. Kegiatan ini dilaksanakan secara online, pada 22-25 Juli 2021, dan offline jika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) usai.
Tujuan dilaksanakannya pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan dalam persiapan pengelolaan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) SIMURP sebagai manajer.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan salah satu upaya yang dilakukan lembaganya untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menggenjot daya saing adalah melalui pelatihan sejuta petani dan penyuluh di seluruh Indonesia.
Kabadan berharap, dengan adanya CSA SIMURP maka produksi dan produktivitas pertanian meningkat karena SIMURP mengajarkan banyak hal kepada petani.
"Khususnya bagaimana melakukan pertanian pintar dalam menghadapi perubahan iklim. Termasuk bagaimana cara mengantisipasi dan menangani penyakit tanaman. SIMURP juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani," kata Dedi dalam keterangannya, Sabtu (24/7).
Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bustanul Arifin Caya, menjelaskan bahwa kegiatan SIMURP harus sejalan dengan program utama Kementan. SIMURP turut mendukung program utama Kementan yakni petani milenial.
"Dengan SIMURP diharapkan dapat mencetak petani milenial sebagaimana target Kementan 2,5 juta petani milenial dalam lima tahun ke depan," katanya.
Bustanul menjelaskan, SIMURP bukan hanya sebatas proyek, namun juga dapat menjadi sebuah program yang berkelanjutan.
Berdasarkan data yang ada di BPPSDMP saat ini, petani muda yang ada di Indonesia hanya sekitar 8% (2,7 juta orang) dari total jumlah petani (33,4 juta orang) di Indonesia.
“Besar harapan kami 113 orang petani muda SIMURP yang mengikuti pelatihan ini adalah anak-anak muda atau generasi milenial yang telah tergugah hati dan mempunyai keinginan dan kemauan untuk berusahan disektor pertanian," harap Bustanul. (RO/OL-09)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
SEORANG petani milenial sekaligus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu mengolah kopi arabika hingga menyebar ke penjuru Tanah Air, bahkan ke mancanegara seperti Jepang.
Sebagai seorang milenial, Brili Agung Zaky Pradika, 35, tidak jengah disebut sebagai petani. Pemuda asal Banyumas, Jawa Tengah itu membuktikan usahanya yang moncer di sektor pertanian.
PETANI milenial Rustan Abu Bakar selama ini mengolah ubi jalar menjadi keripik. Seiring berjalannya waktu, Rustan merasa harus ada perkembangan terhadap usahanya.
Petani milenial dicari! Daftar sekarang & raih sukses di bidang pertanian modern. Panduan lengkap cara daftar, syarat, & peluangnya di sini!
Kementan menerima kunjungan delegasi forum kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular (SSTC) untuk berdialog mengenai pelaksanaan program pemberdayaan generasi muda di pertanian
PROGRAM Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan). Petani muda
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved