Kamis 01 Juli 2021, 19:44 WIB

Arsjad Rasjid akan Akselerasi Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Arsjad Rasjid akan Akselerasi Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi

Dok : Munas VIII Kadin
Arsjad Rasjid, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026.

 

Terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026 dalam Musyawarah Nasional (Munas) VIII di Kendari, Sulawesi Tenggara, Arsjad Rasjid menegaskan akan mengakselerasi pemulihan kesehatan serta membangkitkan ekonomi nasional yang terdampak pandemi.

Dalam jangka pendek, Kadin di bawah kepemimpinannya akan memperluas program Vaksinasi Gotong Royong. Upaya ini, dilakukan sejalan dengan program vaksinasi nasional yang saat ini gencar dilakukan pemerintah.

"Kadin akan bergerak cepat, melanjutkan program Vaksinasi Gotong Royong yang telah dilakukan di masa kepemimpinan Ketua Umum Rosan Roeslani," ujar Arsjad Rasjid dalam konferensi pers seusai ditetapkan sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia di Hotel Claro, Kendari, Kamis (1/7) malam.

Menurut Arsjad, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara menyeluruh akan menjadi kunci utama pemulihan ekonomi di Tanah Air. "Melalui pemulihan kesehatan maka ekonomi akan bangkit kembali," terang Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk tersebut.

Sementara untuk memperkuat Kadin, Arsjad mengungkapkan akan menjalankan empat pilar yang selama ini menjadi visinya.

Dalam konferensi pers yang digelar bersama Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Anindya Bakrie dan mantan Ketua Umum Rosan Perkasa Roesani, Arsjad mengungkapkan, melalui pilar pertama ia akan menguatkan  kesehatan. Dalam hal ini, Kadin Indonesia berkomitken akan terus menjadi mitra utama pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Sementara pada pilar kedua, Arsjad akan memperkuat potensi ekonomi daerah untuk memajukan ekonomi nasional.

"Di Sulawesi Tenggara, misalnya, Kadin akan mendukung pengembangan investasi potensi yang ada seperti aspal Buton," lanjutnya.

Potensi daerah

Diungkapkannya, setiap daerah memiliki potensi yang berbeda-beda. Karena itu, Kadin akan mendukung potensi sektor yang ada, termasuk UMKM di daerah agar mampu mencetak pengusaha dan lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi angka kemiskinan.

Pada pilar ketiga, Arsjad menyatakan akan mengembangkan kewirausahaan. Sedangkan pada pilar keempat, ia akan menyempurnakan fungsi internal organisasi dan regulasi Kadin.

Dalam paparannya, Arsjad menegaskan akan menjadikan  Kadin sebagai rumah bersama pengusaha Indonesia dari berbagai skala usaha. Baik mikro, kecil, menengah hingga yang besar. "Kadin harus bisa menjadi rumah yang inklusif  dan kolaboratif bagi seluruh pengusaha Indonesia," tuturnya.

Arsjad Rasjid juga bersyukur Munas VIII Kadin melahirkan sejarah untuk bersatu, berkolaborasi dan bergotong royong untuk menguatkan organisasi. "Selain voting juga ada cara lain yakni melakukan musyawarah secara mufakat. Semoga ini bisa dilihat organisasi lain," katanya.

Senada dengan Arsjad, Anin menyebutkan Kadin adalah organisasi dunia usaha yang mengedepankan semangat gotong royong. "Kadin bukan organisasi politik. Kita saling berbagi untuk bangkit bersama," ujarnya. (OL-12)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto.

Pemerintah Tawarkan Tiga Proyek Energi Terbarukan kepada Jepang

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 19:44 WIB
KBRI Tokyo akan terus mendorong kerja sama konkret di sektor energi terbarukan untuk lebih memperkuat komitmen bilateral...
ANTARA

Pemerintah Fokus Hilirisasi Industri Minyak Kelapa Sawit

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 19:42 WIB
Melalui kebijakan hilirisasi, pemerintah menargetkan Indonesia bisa menjadi pusat produsen produk turunan minyak sawit di dunia pada tahun...
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Bentuk Satgas Khusus, Sandiaga Bakal Permudah Perizinan Usaha UMKM

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 19:27 WIB
para pelaku UMKM mengaku keberatan dengan sejumlah persyaratan serta ketentuan perizinan usaha yang ditetapkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya