Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN POM senantiasa mendukung pengembangan usaha jamu. Salah satu bentuk dukungan Badan POM yaitu mendampingi proses sertifikasi Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB).
"Dengan pendampingan dan percepatan proses sertifikasi CPOTB, pelaku usaha dapat meningkatkan daya saing penjualan jamu," ujar Reri Indriani, Deputi II Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), dalam keterangan resmi, Senin (31/5). Salah satu pelaku usaha jamu yang kini tengah didampingi Badan POM dalam proses percepatan sertifikasi CPOTB yaitu PT Natura Nuswantara Nirmala atau Nucleus Farma.
Reri menyambut baik langkah Nucleus Farma untuk mengembangkan industri obat tradisional di dalam negeri. Ia pun mengapresiasi semangat perusahaan itu di tengah pandemi covid-19 masih terus konsisten mengembangkan diri menjadi lebih baik. Pihaknya sangat mendukung Nucleus Farma menjadi pelopor dalam memperkenalkan produk obat tradisional sebagai warisan budaya Indonesia ke pasar nasional maupun internasional.
CEO Nucleus Farma Edward Basillianus menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mengembangkan perusahaan lebih baik lagi dengan status perizinan dari usaha kecil obat tradisional (UKOT) menjadi industri obat tradisional (IOT) serta akan memenuhi standar sertifikasi CPOTB. Ia sangat mendukung program pemerintah, turut berkontibusi aktif dengan mewujudkan triple helix yang inovatif dan menghadirkan produk obat tradisional yang aman, bermutu, dan
berkhasiat. Nucleus Farma pun akan berkomitmen menaati peraturan yang berlaku baik dalam pre-market mapun post-market.
"Dengan begitu, terwujud kolaborasi riset berkesinambungan di Indonesia. Hal tersebut menjadikan perusahaan dapat membantu mendorong perekonomian nasional dengan menggunakan sumber daya alam asli Indonesia," tandas Edward. Sejak 2017, perusahaan memperoleh sejumlah prestasi, di antaranya Perusahaan Pertama Memproduksi Oral Albumin dari Bahan Alami dalam Bentuk Sachet Liquid, The Best Innovator in Biotech Netraceutical Technology, dan Neutraceutical Antioxidant Supplement Product of The Year untuk produk Onoiwa. (OL-14)
Ketua Badan POM Taruna Ikrar mengatakan, jamu tidak pernah sekadar soal nostalgia. Ia memandang jamu sebagai warisan pengetahuan, kekayaan biodiversitas, sekaligus potensi ekonomi kreatif.
Sejak 2000, kata Irwan, Sido Muncul mulai melakukan uji toksisitas dan uji khasiat.
Total Rp900 juta tersebut terdiri dari uang tunai senilai Rp620 juta serta produk Sido Muncul senilai Rp280 juta.
Masih banyak daerah belum terjangkau, terisolir
Melalui penghargaan ini, komitmen Sido Muncul dalam memperkuat praktik pembangunan berkelanjutan di lingkungan perusahaan semakin tidak bisa terbantahkan
Katarak saat ini menjadi penyebab utama kebutaan dan gangguan penglihatan di Indonesia, seperti juga di Manggarai Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved