Selasa 04 Mei 2021, 18:48 WIB

Sandiaga Perkuat Ekosistem Pariwisata di Bali

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Sandiaga Perkuat Ekosistem Pariwisata di Bali

Antara
Wisatawan di Pantai Pandawa, Bali

 

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan program penguatan ekosistem pariwisata di tiga daerah di Bali lewat Destination Management Organization dan Destination Governance (DMO-DG), sebagai upaya mempercepat pemulihan pariwisata di Pulau Dewata menuju zona hijau.

Kegiatan ini dilakukan selama tiga hari di daerah yang bakal menerima turis asing atau mancanegara, yakni di Nusa Dua, Sanur dan Ubud.

"Kehadiran DMO-DG di tengah dinamika saat ini sangat relevan untuk memperkokoh inovasi, adaptasi, dan kolaborasi,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangan resminya, Selasa (4/5).

Kemenparekraf menyebut, DMO-DG berfungsi sebagai wadah bagi seluruh stakeholders di tingkat lokal atau wilayah untuk berpartisipasi aktif dalam memperkuat ekosistem kepariwisataan.

Program tersebut dikatakan melibatkan unsur pentahelix seperti dari akademisi, dunia usaha, masyarakat/komunitas, tokoh adat/tokoh masyarakat, pemerintah daerah, serta media dalam mendorong peningkatan kualitas destinasi pariwisata agar memiliki nilai daya saing.

“Saya berharap melalui kegiatan ini akan tercipta pengelolaan destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan di Nusa Dua, Sanur, dan Ubud. Sehingga dapat dijadikan sebagai contoh konkret untuk meningkatkan kepercayaan pasar domestik dan mancanegara," tutur Mantan Wakl Gubernur DKI Jakarta itu.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa menuturkan, Gubernur Bali I Wayan Koster telah memberikan arahan untuk membangun pariwisata di Bali berbasis desa wisata. Hal ini dilakukan untuk mengkonservasi alam secara beriringan.

“Bali merupakan Pulau Dewata, singgasananya para Dewa, sehingga kita harus benar-benar mempersatukan alam, melestarikan budaya, dan kesejahteraan masyarakat, supaya bisa memberikan kontribusi yang riil. Seperti itulah mimpi di setiap desa wisata yang kita inginkan,” ujar Putu.

“Pada intinya, setiap investasi yang digunakan untuk membangun pariwisata harus pro untuk menciptakan lapangan pekerjaan, harus pro kepada alam dan masyarakat," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

Ist/Kementan

Kementan Berkomitmen Tingkatkan Ekspor Sarang Burung Walet

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 11 Mei 2021, 10:01 WIB
Direktur Jenderal PKH, Nasrullah menyampaikan, Indonesia sampai saat ini masih menjadi penghasil sarang walet terbesar di dunia dengan...
Dok Kemenag

Kemenag Siapkan Skema Khusus Sertifikasi Halal

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 11 Mei 2021, 07:32 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang  berkomitmen untuk mempercepat realisasi Kawasan Industri Halal di berbagai wilayah. Dan Kemenag...
Dok Tugu Insurance

Tugu Insurance Bagikan Dividen Rp92,8 Miliar

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 11 Mei 2021, 06:30 WIB
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) menyepakati untuk pemberian dividen...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Transformasi Kota Tua

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta bergandengan tangan bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya