Senin 03 Mei 2021, 20:46 WIB

Semen Baturaja Rambah Platform E-commerce

Dwi Apriani | Ekonomi
Semen Baturaja Rambah Platform E-commerce

MI/Dwi Apriani
PT Semen Baturaja merambah e-commerce memperkuat lini penjualan mereka mulai Sepetember 2021.

 

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mulai merambah platform e-commerce sebagai lini penjualan produk semen yang diproduksi perseroan. Vice President Marketing PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Tarida Tambunan, mengatakan perusahaan membuka toko resmi (official store) di layanan dagang elektronik Tokopedia.

"Kami buka official store di Tokopedia untuk memudahkan masyarakat dalam membeli produk Semen Baturaja," katanya, kemarin. Pihaknya pun memberikan gratis biaya kirim dan biaya bongkar semen untuk pembeli yang bertransaksi di e-commerce tersebut.

Menurut Tarida, SMBR turut mengikuti gaya belanja masyarakat Indonesia yang mulai beralih dari transaksi konvensional menjadi transaksi secara daring. Bahkan, dia mengemukakan, SMBR juga sedang menyiapkan aplikasi Bangun Sumatera, yang merupakan marketplace bahan bangunan dengan beragam fitur di dalamnya.

Perusahaan menargetkan aplikasi tersebut telah rampung dan dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat pada September 2021.

"Aplikasi ini akan membantu pengerjaan konstruksi dan memudahkan masyarakat yang ingin merenovasi, atau bangun rumah hanya melalui smartphone," katanya.

Tarida menjelaskan digitalisasi dalam lini bisnis perseroan sebetulnya telah dimulai pada tahun 2019 saat SMBR menerapkan sistem enterprise resource planning (ERP). Sistem tersebut berbasis system application and product in data processing (SAP).

"Semen Baturaja mulai Go Digital sejak tahun 2019, sistem tersebut telah banyak digunakan oleh perusahaan terkemuka dan kami siap menghadapi revolusi industri 4.0," ujarnya.

Ia melanjutkan saat ini Semen Baturaja fokus pada penjualan semen zak Portland Composite Cement (PCC) 50 kilogram yang direkomendasikan untuk keperluan bangunan konstruksi pada umumnya.

"PCC memiliki keunggulan karena memiliki panas hidrasi lebih rendah sehingga lebih mudah dalam proses pengerjaan," katanya. (OL-13

Baca Juga: Panen Nila 4.000 Kilogram, Dompet Dhuafa Dorong Ketahanan Pangan 

Baca Juga

Antara

Melonjaknya CPO Bakal Bikin Harga Cokelat hingga Kosmetik Terkerek

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 12 Mei 2021, 21:57 WIB
Harga minyak kelapa sawit dikabarkan telah melonjak lebih dari 120% dalam satu tahun...
DOK MI

Menteri BUMN Bentuk Panitia Holding BUMN Pangan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 12 Mei 2021, 19:09 WIB
MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendatangani pembentukan Panitia AntarKementerian tentang penyusunan rancangan...
Antara

Imbas Larangan Mudik, JNE Sebut Pengiriman Barang Naik 30%

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 12 Mei 2021, 18:11 WIB
Dengan adanya larangan mudik, masyarakat kemudian memilih mengiriman barang ke keluarga di luar kota maupun yang berada dalam satu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya