Kamis 22 April 2021, 21:53 WIB

Bank Sahabat Sampoerna Pertahankan Kinerja Solid

Heryadi | Ekonomi
Bank Sahabat Sampoerna Pertahankan Kinerja Solid

Dok.BSS
Pegawai Bank Sahabat Sampoerna melayani nasabah di salah satu kantor cabang di Jakarta.

 

PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) tetap mempertahankan kinerja yang solid di masa pandemi ditopang oleh layanan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pada akhir 2020, tidak kurang dari 16 ribu UMKM menerima pinjaman dari Bank Sampoerna.

Secara keseluruhan Bank Sampoerna membukukan penyaluran kredit sebesar Rp8,2 triliun, meningkat 4,2% (yoy) dari penyaluran tahun sebelumnya sebesar Rp7,8 triliun. Terlepas dari sejumlah tantangan yang dihadapi, total laba bersih pada akhir 2020 tercatat sebesar Rp46,9 miliar, meningkat dibandingkan dengan laba pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp18,5 miliar.

Sejalan dengan peningkatan laba, Bank Sampoerna juga mencatat kenaikan aset per 31 Desember 2020 sekitar 7,9% (yoy) menjadi sebesar Rp12,4 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp11,5 triliun. Kenaikan total aset tersebut ditopang oleh penyaluran kredit ke segmen UMKM sebesar Rp4,2 triliun, kredit korporasi sebesar Rp1,6 triliun, serta kredit konsumer sebesar Rp2,4 triliun. Sementara itu, total DPK hingga 31 Desember 2020 mencapai Rp10,4 triliun atau naik 7,6% (yoy) dari DPK tahun sebelumnya sebesar Rp9,7 trilun.

Tantangan yang terjadi di 2020 antara lain terefleksikan dalam pendapatan usaha yang mengalami sedikit penurunan sebesar 1,7% (yoy) menjadi Rp690,1 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp701,7 miliar.

Memahami bahwa tantangan masih mungkin berlanjut, khususnya terkait dengan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, Bank Sampoerna mengalokasikan dana pencadangan sebesar 124,1% dari kredit bermasalah pada 2020. Rasio dana pencadangan terhadap kredit bermasalah ini naik 55,5% dari rasio yang sama pada akhir 2019 sebesar 68,6%.

Lebih jauh, kualitas kredit tetap terkendali dengan rasio kredit bermasalah bruto (gross NPL) pada tingkat 2,8% atau turun dari tahun sebelumnya pada tingkat 4,3%. Kondisi dan kinerja keuangan Bank yang kuat juga tercermin dalam rasio kecukupan modal (CAR) yang berada di level 19,1% dan LDR di tingkat 78,4%.

“Dengan kinerja yang tetap solid di tahun lalu, Bank Sampoerna optimistis terus melanjutkan komitmen dalam membantu pertumbuhan bisnis UMKM sebagai salah satu sektor yang tangguh berhadapan dengan tantangan ekonomi yang belum menentu saat ini," ujar Direktur Utama Bank Sampoerna Ali Rukmijahdi dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (22/4).

Ali mengatakan keadaan Bank Sampoerna yang baik juga dapat dilihat dari pemeringkatan oleh Pefindo yang menilai kondisi kinerja keuangan perusahaan di level id A-/Stable. "Kami yakin dapat mempertahankan kinerja pada tahun ini Kami juga  mengucapkan terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Pemerintah yang telah mengeluarkan beragamkebijakan yang memungkinkan institusi perbankan terus mendukung kebutuhan pembiayaan para pengusaha UMKM sehingga mereka dapat merealisasikan kreativitas dan menjaga produktivitas di masa pandemi covid-19 ini,” papar Ali. (E-3)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Rombongan Pekerja Protes Jalan Tol Cikarang Ditutup

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 06 Mei 2021, 12:40 WIB
Para karyawan yang berasal dari Karawang Barat itu tak bisa masuk ke Bekasi, karena adanya penyekatan di tol tersebut imbas adanya...
Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

Pemerintah akan Tingkatkan Fasilitas Pusat Pemasaran Ikan Brondong

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 06 Mei 2021, 11:48 WIB
"Ada keluhan soal pendangkalan di pelabuhan. Saya pastikan dalam dua atau tiga bulan ini akan segera dilakukan pengerukan. Lampu...
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

IHSG Diproyeksi Kembali Menguat

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 06 Mei 2021, 11:28 WIB
Pakar sekuritas menyebutkan IHSG kami perkirakan berpotensi kembali menguat seiring masih kuatnya arus beli asing serta penguatan harga...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya