Kamis 01 April 2021, 01:20 WIB

Biaya Tes GeNose C-19 di Bandara YIA dan Juanda Dipatok Rp40 Ribu

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Biaya Tes GeNose C-19 di Bandara YIA dan Juanda Dipatok Rp40 Ribu

ANTARA
GeNose C-19

 

PT ANGKASA Pura (AP) I mulai, Kamis (1/4) akan menggunakan layanan alat deteksi Covid-19, GeNose C-19 di Bandara Internasional Yogyakarta-Kulon Progo, Yogyakarta dan Bandara Juanda Surabaya Jawa Timur. Biaya yang dipatok untuk tes Covid-19 tersebut sebesar Rp40 ribu.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 26 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara dalam Masa Pandemi Covid-19 yang telah dirilis, Rabu (31/3).

"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk dapat memberikan layanan pada masa adaptasi kebiasaan baru, seperti layanan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di bandara. Namun kami juga perlu menyampaikan bahwa kapasitas layanan GeNose C-19 masih terbatas," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi, Rabu (31/3).

Karena itu, Faik mengimbau penumpang untuk tidak mengandalkan layanan GeNose C-19 saja karena keterbatasan kapasitas pemeriksaan mesin GeNose C-19 setiap jamnya.

Kapasitas pemeriksaan 1 mesin GeNose C-19 yaitu dapat melakukan sebanyak 10-12 pemeriksaan kantung udara yang berisi hembusan napas dalam 1 jam dan membutuhkan waktu istirahat 1 jam setelah mesin bekerja 8 jam.

Layanan tes Covid-19 dengan GeNose C-19 di Bandara Internasional Yogyakarta-Kulon Progo (YIA) dilakukan pukul 04.00 WIB-19.00 WIB menggunakan lima mesin. Dengan demikian, kapasitas pemeriksaan tiap jamnya sebanyak 50 tes atau 700 tes dalam sehari.

Sedangkan operasional layanan GeNose C-19 di Bandara Juanda Surabaya mulai pukul 11.00 WIB- 19.00 WIB dengan 10 mesin. Sehingga, maksimal tes GeNese-19 di Bandara Juanda dalam sehari mencapai 800 pemeriksaan.

Selain itu, Faik menambahkan, untuk menghindari penumpukan antrean, calon penumpang yang akan menggunakan layanan GeNose di bandara dianjurkan dapat tiba di bandara 3 sampai 4 jam sebelum waktu keberangkatan.

"Petugas kami berupaya mengidentifikasi potensi terjadinya penumpukkan. Ketika teridentifikasi potensi itu, petugas kami akan langsung mengarahkan calon penumpang yang awalnya ingin memggunakan layanan GeNose ke layanan Antigen atau PCR," tandas Faik. (OL-15)

 

Baca Juga

Antara/Fikri Yusuf

Mudik Dilarang, Prokes Ketat di Tempat Wisata Lokal Disiapkan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 12 April 2021, 23:04 WIB
"Destinasi lokal akan mendapat limpahan kunjungan. Dengan prokes ketat dan disiplin mereka akan mempertimbangkan destinasi wisata...
Dok. KKP

KKP Tangkap 5 Kapal Ilegal Berbendera Vietnam yang Incar CumiĀ 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 12 April 2021, 23:01 WIB
Direktur Pemantauan dan Operasi Armada KKP Pung Nugroho Saksono menyampaikan, alat tangkap yang digunakan kelima kapal tersebut berupa...
Antara/Muhammad bagus Khoirunnas

Diseminasi Fakta Objektif Kelapa Sawit, BPBPKS Jalin Kolaborasi

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 12 April 2021, 22:07 WIB
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menggandeng Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk mendiseminasikan fakta...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya