Jumat 26 Februari 2021, 19:59 WIB

Optimalkan Serap Gabah, Mentan: Kostraling Harus Jadi Bulog Kecil

M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi
Optimalkan Serap Gabah, Mentan: Kostraling Harus Jadi Bulog Kecil

Dok. Kementan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam rapat Kostraling

 

PUNCAK panen raya padi berlangsung pada Maret 202 diperkirakan seluas 2 juta hektar. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat ini tengah menyiapkan upaya nyata untuk mengamankan produksi beras nasional dan harga di tingkat petani yang menguntungkan yakni menjadikan Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling) sebagai Bulog-Bulog kecil.

"Saya minta Perpadi (Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras,- red) bantu saya. Kita Kostralingkan penggilingan-penggilingan padi skala kecil untuk menyerap gabah, menghasilkan beras berkualitas dan harga jual tingkat petani agar memperoleh keuntungan. Karena itu, saya minta Kostraling menjadi Bulog-Bulog kecil," kata SYL dalam Rapat Kostraling di Jakarta, Jumat (26/2).

SYL menjelaskan Kostraling adalah pioner dari penggilingan-penggilingan padi skala kecil untuk serap gabah dan menjaga harga di tingkap petani. Oleh karena itu, selain sebagai Bulog-Bulog kecil, Kostraling juga harus naik kelas, dari mengamankan stok, harga dan kualitas, juga harus sampai pada tingkat melakukan ekspor sehingga harus bisa menghasilkan beras super premium dengan kemasan yang memenuhi standar pasar internasional.

"Pandemi Covid 19 ini memang membuat perekonomian semua negara ambruk. Tapi dibalik ini, ada manfaat yang bisa kita petik. Misalnya, harga beras dunia naik, sehingga ini yang menjadi peluang kita untuk melakukan ekspor," bebernya.

"Oleh karena itu, saya minta kita semua yakni dinas pertanian seluruh Indonesia dan Perpadi kita harus bersinergi. Kita tidak boleh saling menyalahkan, tidak yang merasa hebat sendiri, tapi semua butuh sinergi untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan memotret masalah yang akan muncul," pinta SYL.

Baca juga : Pemberdayaan Poktan Milenial di Cilacap Tekan Margin Harga Cabai

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengaku optimistis kewatsinergi dengan Perpadi, perbankan dan pemangku kepentingan lainnya dapat meningkatkan kelas Kostraling. Sesuai arahan Mentan SYL, Kostraling segera dijadikan Bulog-Bulog kecil sehingga serap gabah petani untuk menjamin stok beras nasional terjamin dan harga beras petani pun ikut terjamin.

"Pemerintah memberikan dukungan bantuan Rice Milling Unit, mesin pengering dan pembiayaan melalui dana KUR yang memadai agar Kostraling berjalan profesional dan modern," ujarnya.

"Bantuan ini utamanya untuk kelompok tani pengelola penggilingan skala kecil dengan tujuan meningkatkan kualitas produk beras yang dihasilkan dan tentunya menjadikan mereka lebih modern," imbuh Suwandi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Perpadi Sutarto Alimoeso mendorog upaya Kementan dalam membangun korporasi petani khususnya petani beras yang di dalamnya berperan Kostraling. Program korporasi petani padi dengan klaster 400 hingga 500 hektar sangat bermanfaat bagi penggilingan padi skala kecil.

"Impementasi sinerginya yakni antara petani dengan penggilingan, BUMDES, koperasi dan Bulog harus benar-benar dioptimalkan. Dengan begitu, korporasi petani dapat kita bangun dengan baik," tuturnya. (OL-7)

Baca Juga

DOK POS INDONESIA

Pos Indonesia Berbagi Jutaan Takjil Gratis pada POSweet Ramadan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 15 April 2021, 05:00 WIB
PT Pos juga akan memberikan undian gratis berhadiah 15 paket umrah bagi pelanggan yang bertransaksi pada 20 April-31 Mei...
Dok BKPM

Perubahan BKPM Jadi Kementerian Sudah Terprediksi

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Kamis 15 April 2021, 03:25 WIB
PERUBAHAN nomenklatur Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjadi Kementerian Investasi bukan hal yang...
Dok Pelni

Muatan Kapal Penumpang Pelni Tumbuh Jadi 106% di Triwulan I 2021

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 14 April 2021, 23:39 WIB
Selain itu, Pelni juga mencatatkan pertumbuhan pada muatan kontainer kapal tol laut perusahaan yang tumbuh signifikan menjadi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya