Kamis 11 Februari 2021, 14:35 WIB

Status Indonesia Turun Jadi Lower Middle Income Karena Resesi

M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi
Status Indonesia Turun Jadi Lower Middle Income Karena Resesi

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Pemulung mengumpulkan sampah

 

TURUNNYA status Indonesia dari Upper Middle Income menjadi Lower Middle Income dinilai sebagai bentuk penurunan yang alami sebagai dampak pandemi covid-19.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah menilai turunnya status Indonesia tidak ada dampak yang ditimbulkan.

"Apa dampak turun kelas ini? Tidak ada dampak. Justru turunnya status ini terjadi karena kontraksi ekonomi yang kita alami. Kontraksi ekonomi Itu sendiri menyiratkan peningkatan jumlah pengangguran dan penduduk miskin," kata Piter saat dihubungi, Kamis (11/2).

Menurutnya terdapat dua faktor yang menyebabkan turunnya status Indonesia yakni adanya pandemi sehingga Produk Domestik Bruto (PDB) mengalami kontraksi.

Baca juga: Kasus Vaksinasi 'Crazy Rich' Jakarta Utara Dilimpahkan ke Polda

PDB per kapita Indonesia pada 2020 mengalami penurunan menjadi Rp56,94 juta dari sebelumnya Rp59,06 juta di 2019 atau turun dari USD4.174 per kapita menjadi USD3.912 per kapita.

"Alasan yang kedua ialah posisi Upper Middle Income yang diduduki Indonesia sebenarnya hanya tipis di atas batas syarat Upper Middle Income Country. Ketika mengalami penurunan PDB sedikit saja, maka langsung turun kelas," ungkapnya.

Namun dirinya memperkirakan bila terjadi penurunan status ke Lower Middle Income hanya bersifat temporer. Ketika pandemi berlalu maka ekonomi perlahan mulai bangkit dan tumbuh normal.

Pemerintah harus membuka kesempatan atau lapangan kerja yang seluas-luasnya agar masyarakat bisa mendapat pendapatan tetap. Karena kemiskinan dan pengangguran yang berkurang akan menaikkan status Indonesia.

Diketahui, Perkiraan turunnya status Indonesia tersebut diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Status Indonesia dari Upper Middle Income yang tercermin dari Gross National Income (GNI) per capita sebesar USD4.047,6 di 2019, diperkirakan akan turun menjadi Lower Middle Income dengan GNI per capita sebesar USD3.806,4 di 2020. (OL-4)

Baca Juga

Dok. Petrolimia  Gresik

Program Makmur Tingkatkan Produksi dan Pendapatan Petani Tebu

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 22:41 WIB
Hasil panen tebu para petani naik 37% yakni dari sebelumnya 116,5 ton per hektare menjadi 159,7 ton per...
Antara/Maulana Surya

Investasi Berkelanjutan Jadi Topik Pertemuan TIIWG G20 Kedua di Surakarta

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 21:05 WIB
Pertemuan TIIWG ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya transformasi...
Dok.Ist

Program Jawara Telah Bukukan Penjualan Rp2,5 M

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 20:41 WIB
Setiap Jawara yang saat ini sudah aktif memulai usahanya bisa mengantongi keuntungan perbulan hingga 2 juta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya