Senin 25 Januari 2021, 09:49 WIB

PUPR Revitalisasi TPA Sampah di Mandalika Capai Rp21,2 M

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
PUPR Revitalisasi TPA Sampah di Mandalika Capai Rp21,2 M

ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Ilustrasi kawasan Mandalika, Lombok, NTB

 

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merevitalisasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Pengengat di Kabupaten Lombok Tengah untuk meningkatkan layanan sanitasi Destinasti Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Anggaran yang digunakan mencapai Rp21,2 miliar.

Menteri PUPR Basuki Hadimoeldjono menuturkan penanganan sampah dapat dilakukan melalui dua aspek, yakni struktural dengan membangun infrastruktur persampahan dan nonstruktural seperti mendorong perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur pengolahan sampah skala kawasan dinilai efektif untuk volume sampah yang tidak terlalu besar, sehingga pengurangan sampah dapat dilakukan mulai dari sumbernya," kata Basuki dalam keterangannya, Senin (25/1).

Revitalisasi TPA Sampah Pengengat, ungkapnya, dilakukan dengan mengembangkan sistem sanitary landfill untuk meminimalisir dampak pencemaran, baik air, tanah, maupun udara, sehingga akan lebih ramah lingkungan.

Dengan metode sanitary landfill, sampah dibuang dan ditumpuk di lokasi cekung, dipadatkan dan kemudian ditimbun dengan tanah sehingga tidak menimbulkan bau busuk dan dapat mencegah berkembangnya bibit penyakit.

PUPR menyebut seluruh pengerjaan revitalisasi TPA Sampah Pengengat dibiayai APBN sebesar Rp21,2 miliar melalui skema kontrak tahun jamak (MYC) 2020-2021 dengan kontraktor pelaksana PT Ardi Tekindo Perkasa.

Baca juga: Menteri Basuki Pastikan Sirkuit Mandalika Rampung Juli Ini

Saat ini dijelaskan progres konstruksinya mencapai 61,62% dan ditargetkan selesai Juni 2021 dengan masa layanan diperkirakan sekitar 5 tahun.

TPA Sampah Pengengat dibangun pada 2014 dan awal beroperasi pada 2015 dengan pengelolaan di bawah Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. TPA ini memiliki lahan seluas 10 hektare dan baru terpakai 2 hektare untuk dimanfaatkan menampung sampah domestik/timbulan sampah sebanyak 400 m3 per hari

Pada Agustus 2020, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya mulai melakukan revitalisasi TPA Sampah Pengengat dengan membangun sejumlah fasilitas pendukung seperti perbaikan Instalasi Pengolah Lindi, pembangunan jalan operasi, jembatan timbang, kantor pengelola, pos jaga, tempat cuci truk, hanggar alat berat, dan lainnya.

PUPR berharap keberadaan TPA dapat mengembangkan Kawasan Pariwisata Mandalika (Lombok) sebagai salah satu Destinasti Pariwisata Super Prioritas yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo dan meningkatkan kapasitas tampung TPA dari semula 400 m3/hari menjadi 800 m3/hari.(OL-5)

Baca Juga

MI/PIUS ERLANGGA

BPS : Potensi Produksi Padi Naik Tajam Tahun ini

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 01 Maret 2021, 17:04 WIB
Di samping itu, produksi beras pada tahun 2020 lalu juga mengalami kenaikan yakni sebesar 31,33% jika dibandingkan tahun 2019 yang hanya...
Medcom.id.

Satgas Waspada Investasi Hentikan Tiktok Cash dan Snack Video

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 01 Maret 2021, 16:22 WIB
Pada 2020, Satgas Waspada Investasi telah mengumumkan 75 entitas gadai ilegal. Jadi total sejak 2019 hingga Februari 2021 menjadi 160...
Antara

Dihantam Pandemi, Sektor Penerbangan Harus Tetap Jalan

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 01 Maret 2021, 16:20 WIB
Sejak pandemi covid-19, protokol kesehatan bertentangan dengan strategi marketing dari maskapai penerbangan. Secara umum, bisnis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya