Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
PEMBANGUNAN pertanian berskala besar akan menjadi kunci bagi Indonesia untuk mencapai swasembada pangan sekaligus menghilangkan ketergantungan terhadap impor.
Presiden Joko Widodo mengakui, selama ini sektor pertanian masih dikembangkan secara konvensional tanpa ada terobosan-terobosan yang berarti. Itu yang membuat industri tersebut hingga kini tidak mampu tumbuh secara optimal.
"Kita tidak bisa lagi melakukan hal-hal yang konvensional, yang monoton, yang sudah kita lakukan bertahun-tahun. Kita harus membangun kawasan yang berskala ekonomi, tidak bisa yang kecil-kecil lagi," ucap Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/1).
Oleh karena itulah pemerintah pada tahun ini mulai menggarap lumbung pangan nasional di Sumatra Utara dan Kalimantan Tengah. Presiden ingin pembangunan kawasan tersebut bisa selesai tahun ini
"Sehingga bisa kita segera evaluasi problemnya apa, masalahnya di lapangan apa, teknologi yang kurang apa. Jika sudah baik, kita jadikan contoh untuk pembangunan di provinsi-provinsi lain," ucapnya.
Menurut Presiden, karena memiliki skala yang besar, food estate akan menjadi solusi dari berbagai persoalan pangan yang kerap membayangi Indonesia.
Dengan menanam dalam jumlah banyak, produksi pangan akan lebih efektif dan efisien. Harga pokok produksi bisa terus ditekan sehingga harga jual komoditas bisa lebih bersaing.
"Percuma kalau bisa berproduksi tapi sedikit-sedikit. Tidak akan berpengaruh apa-apa. Sulit bersaing dengan produk impor," ucap Jokowi.
(P-2)
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
PEMERINTAH Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), memastikan akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi, terkait kasus tanah demplot pertanian.
Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat secara maraton bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (20/8).
Wamentan Sudaryono mengajak para wisudawan Polbangtan Yoma untuk menjemput impian dengan usaha terbaik dan bangkit membangun sektor pertanian.
Kementerian Pertanian memproyeksikan produksi beras nasional hingga September 2025 surplus sebanyak 4,86 juta ton dari target yang telah ditetapkan.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyebut HUT ke-80 RI merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap kemandirian pangan nasional.
Konsolidasi dilaksanakan Zoom pada 5–15 Agustus dan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke wilayah prioritas pada September mendatang.
NEGARA yang merusak tanahnya ialah negara yang menghancurkan dirinya sendiri.
Buku Pokok-Pokok Pikiran Ketahanan Pangan Nasional Menuju Kedaulatan Pangan diluncurkan di Bandung, Selasa (29/4).
Aalah satu tantangan besar yang dihadapi Indonesia adalah ketergantungan pada impor beras hingga 2 juta ton/tahun setelah berakhirnya swasembada beras di 1993.
Hutan tropis Indonesia (HTI) berperan penting dalam menjaga keseimbangan iklim dan mencegah erosi.
Jangan sampai proyek tersebut merusak lingkungan dan menyalahgunakan tanah masyarakat adat.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved