Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
INVESTOR menjadi pihak yang dirugikan dalam kasus rekayasa laporan keuangan yang dilakukan oleh Direksi PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) di bawah kepemimpinan Joko Mogoginta.
Hal itu dikemukakan Sjambiri Lioe, mantan Koordinator Finance PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim Akhmad Sayuti dalam persidangan yang digelar Rabu (6/1).
“Investor (yang dirugikan). Investor membeli saham, padahal kondisi riil perusahaan tidak sebaik yang dilaporkan. Mereka melihat mendapatkan keuntungan, tapi ternyata tidak sebagus seperti yang tercantum,” jawab Sjambiri.
Menurut Sjambiri, dinaikkannya nilai piutang sesuai dengan perintah direksi berkaitan dengan penjualan AISA. Jika piutang atau nilai tagihan dari perusahaan rekanan naik, nilai penjualan seolah-olah juga mengalami kenaikan.
“Dengan adanya laporan yang lebih bagus itu maka bank akan tertarik untuk memberikan pinjaman. Begitu pun ke saham (AISA), harganya jadi bagus,” kata Sjambiri.
Dalam persidangan sebelumnya, Direktur Pemeriksaan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Edi Broto Suwarno yang dihadirkan menjadi saksi mengatakan ada indikasi pelanggaran dalam laporan keuangan yang disajikan AISA tahun buku 2017.
Indikasi pelanggaran itu ditemukan setelah OJK melakukan analisis pada laporan keuangan AISA.
Salah satunya mengenai pencantuman enam perusahaan yang terafiliasi dengan AISA, tetapi dicatat sebagai pihak ketiga.
“Kami juga mengecek ke Kemenkum-HAM dan ternyata hasilnya ada kesamaan kepemilikan, perusahan-perusahaan itu dimiliki oleh Pak Joko dan Pak Budhi,” katanya.
Dalam persidangan, Joko Mogoginta dan Budhi membantah seluruh pernyataan Sjambiri.
“Untuk laporan keuangan, saudara saksilah yang seharusnya bertanggung jawab karena ia CFO (chief financial officer),” kata Budhi.
Namun, pernyataan itu lantas dibantah Sjambiri. “Saya bukan CFO, dan saya tidak memiliki kewenangan menandatangani terkait akuntansi, perpajakan, dan laporan keuangan mana pun,” ujarnya. (RO/E-3)
PT Pintu Kemana Saja (Pintu) mencatat peningkatan volume perdagangan per pengguna sebesar 45% pada Februari 2026.
KETIDAKPASTIAN ekonomi global membuat aktivitas merger dan akuisisi (M&A) segmen menengah atau mid-market melambat sepanjang 2025.
Platform investasi aset kripto Pintu meluncurkan program eksklusif Pintu VIP bagi pengguna dengan aktivitas perdagangan dalam volume besar.
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai kunjungan OJK dan Bareskrim ke kantor perusahaan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar menyoroti revisi prospek (outlook) peringkat utang Indonesia menjadi negatif dari lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch Ratings.
Industri startup Indonesia yang semakin kompetitif tidak selalu memberikan ruang bertahan bagi perusahaan teknologi finansial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved