Rabu 16 Desember 2020, 18:59 WIB

Gus Menteri Minta Penggunaan Dana Desa 2020 Dipercepat

mediaindonesia.com | Ekonomi
 

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar meminta seluruh kepala desa untuk segera melakukan percepatan penggunaan dana desa tahun 2020 yang masih tersisa hingga akhir Desember 2020. Hal itu disampaikan Abdul Halim atau yang akrab Gus Menteri saat konferensi pers dari Istana Negara pada Kamis (16/12).

Dalam konferensi pers ini, Gus Menteri menyampaikan bahwa pagu Dana Desa (DD) pada tahun 2020 yakni sebesar Rp71,190 triliun dengan total dana yang sudah digunakan hingga tanggal 15 Desember sebesar Rp47,255 triliun. Sehingga masih tersisa DD sebesar Rp23,934 triliun yang belum dipergunakan oleh desa.

"Rencananya, sisa anggaran DD tersebut akan digunakan untuk BLT yang berasal dari DD untuk bulan Desember dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) bulan Desember. Kita akan terus genjot kepala desa untuk segera mempercepat penggunaannya," katanya.

Gus Menteri menjelaskan bahwa dalam penggunaan DD tahun 2020 terdapat kebijakan yang dikeluarkan oleh Kemendes PDTT yakni untuk menjaga kesempatan kerja dengan program PKTD, untuk menjaga kesehata di masa pandemi covid-19 dan kebijakan menggulirkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD.

"Seluruh kebijakan yang diambil oleh Kemendes PDTT dalam merespon pandemi covid-19 yang pertama kebijakan menjaga kesempatan kerja di masa pandemi covid-19 yang kita sebut dengan Padat Karya Tunai Desa (PKTD), lalu kebijakan menjaga kesehatan di masa pandemi covid-19 dan kebijakan BLT DD atas arahan Presiden RI Joko Widodo," katanya.

Adapun rincian penggunaan DD tahun 2020 hingga 15 Desember 2020 yakni sebesar Rp47,255 triliun. Dengan rincian untuk Desa Tanggap Covid-19 sebesar Rp3,170 triliun, PKTD sebesar Rp15,233 triliun, pembangunan infrastruktur lainnya sebesar Rp8,435 triliun dan BLT DD sebesar Rp20,415 triliun.

"Pagu APBN pada 2020 sebesar Rp71,190 triliun. Masih ada dana desa hari ini baik yang sudah masuk rekening desa maupun dalam proses tranfer dari rekening kas negara ke rekening kas desa. Sampai 15 Desember yang sudah disalurkan dari rekening kas negara 98% atau masih sisa 2% yang masih dalam proses. Kalau ditotal keseluruhan, masih ada Rp23,934 triliun yang akan digunakan sampai Desember," katanya.

Untuk penggunaan hingga akhir Desember, Gus Menteri menyampaikan bahwa penggunaan hingga akhir desa akan digunakan untuk BLT DD Desember yakni sebesar Rp8,045 triliun dan masih ada peluang untuk PKTD sebesar Rp15,889 triliun.

"Nah ini yang kita terus tekan kepada desa-desa agar segera digunakan karena waktunya tinggal sebentar. Kalau Rp15,889 triliun dipakai untuk PKTD dengan asumsi upah minimal 55%, itu akan menghasilkan jumlah 87,389.963 Hari Orang Kerja (HOK). Kalau satu orang bekerja selama 10 hari karena waktunya tinggal 2 minggu, kemudian 10 hari digunakan dipakai untuk PKTD akan menyerap 8.738.996 pekerja. Nah pelaksanaan PKTD ini ada dua model, yang pertama infrastruktur produktif dan yang kedua ekonomi produktif. Jadi semuanya diarahkan kepada dua hal yaitu penanganan covid 19 dan pemulihan ekonomi nasional di level desa," katanya. (RO/OL-10)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Erick Janji Terus Fasilitasi Pasokan BBM & Pembiayaan untuk Nelayan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 16 Mei 2022, 13:28 WIB
Menteri BUMN menggaransi pihaknya akan memprioritaskan pembiayaan bagi...
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Pasca-Insiden, Kilang Balikpapan Pastikan Produksi BBM Aman

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 16 Mei 2022, 13:17 WIB
Pasca-flash di Plant 5 yang merupakan salah satu unit di area Kilang Balikpapan, Pertamina memastikan produksi BBM tetap berjalan sehingga...
Ist

PB HMI Apresiasi Pemerintah dan Polri dalam Tangani Lalu Lintas Lebaran

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 16 Mei 2022, 12:35 WIB
Pemerintah Indonesia memiliki kinerja yang baik dalam penanganan dan penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1443...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya