Rabu 02 Desember 2020, 21:04 WIB

Bangkrut, Debenhams Tutup Toko Secara Permanen

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Bangkrut, Debenhams Tutup Toko Secara Permanen

AFP
Ilustrasi: Debenhams

 

DEBENHAMS perusahaan ritel raksasa di Inggris, secara permanen menutup operasinya. Pengumuman itu datang kurang dari 24 jam setelah pemilik merk brand Topshop yakni, Arcadia mengajukan pailit untuk mendapatkan perlindungan.

Kegagalan bisnis tersebut menempatkan 25 ribu pekerjaan di Inggris di ujung tandung alias kehilangan pekerjaan. Debenhams, selama setahun ini telah menyatakan dua kali bangkrut, setelah pada April mengumumkan lebih dahulu.

Baca juga: Ritel Debenhams di Senayan City akan Menutup Gerainya

Pada Rabu (2/12), perusahaan mengatakan akibat dampak pandemi covid-19, sulit menemukan pembeli dan menghantarkan pemberhentian operasi. 124 outlet Debenhams dan toko daring masih mempekerjakan 12 ribu untuk menghabiskan stok dagang.

Masa depan dari 45 toko waralaba, yang sebagian besar berada di Timur Tengah, Asia Tenggara dan Eropa Timur, juga bergantung pada pembelian dari bisnis Inggris ini.

Sebelumnya, ritel olahraga JD Sports Fashion mengonfirmasi bahwa mereka telah mengakhiri diskusi tentang pembelian Debenhams.

"Lanskap ekonomi sangat menantang dan, ditambah dengan ketidakpastian yang dihadapi industri ritel Inggris, kesepakatan yang layak tidak dapat dicapai," kata administrator bersama di FRP Advisory, Geoff Rowley dalam pernyataannya dikutip CNN, Rabu (2/12).

Keputusan Debenhams untuk menutup di Inggris memberikan pukulan baru bagi industri ritel Inggris.

Arcadia, berusaha mempekerjakan 13 ribu orang untuk terus berdagang dan mencari pembeli untuk bisnisnya, yakni merek fesyen termasuk Miss Selfridge dan Dorothy Perkins.

Baca juga: Senja Kala Ritel

Keputusan Debenhams untuk menutup di Inggris memberikan pukulan baru bagi industri ritel Inggris. Ritel pakaian Inggris lainnya mengalami penurunan penjualan yang parah. Marks & Spencer (MAKSY) dan Selfridges adalah beberapa perusahaan besar yang telah mengumumkan PHK besar-besaran akibat pandemi dan menutup toko selama berbulan-bulan.

Ekonomi Inggris juga sedang berjuang melawan resesi terburuknya dalam lebih dari 300 tahun, karena menghadapi pukulan virus korona dan Brexit. (CNN/Ins/A-3)

Baca Juga

Antara/Wahdi Septiawan

4 Ribu Km Jalan Nasional dalam Kondisi Rusak

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 27 Januari 2021, 15:18 WIB
Kementerian PUPR menyebut perbaikan jalan nasional untuk mencapai kondisi mantap membutuhkan anggaran sebesar Rp20-25 triliun per...
Ist/BRI

ORI019 di BRI Dapat Cuan Ganda, Ini Buktinya!

👤mediaindoensia.com 🕔Rabu 27 Januari 2021, 14:45 WIB
Direktur Konsumer BRI, Handayani, menekankan pengenalan produk investasi adalah hal penting di tengah semakin banyaknya pilihan bagi...
MI/Rudi Kurniawansyah

Kurang Dana Rp60 T, Proyek Tol Trans Sumatera Bakal Disetop

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 27 Januari 2021, 14:40 WIB
DITJEN Bina Marga Kementerian PUPR menyebutkan pembangunan jalan tol Trans Sumatera terancam berhenti. Sebab dana pembangunannya kurang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya