Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Adhi Karya (Persero) mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp7,5 triliun hingga Okrober 2020. Realisasi kontrak baru tersebut berupa rencana pembangunan jalan di daerah, pembangunan pengaman sungai dan lainnya.
"Jumlah kontrak baru itu naik sebesar 20,8% dibandingkan perolehan kontrak baru pada bulan sebelumnya sebesar Rp6,2 triliun, sehingga nilai total order book sebesar Rp38,0 triliun ," ujar Corporate Secretary Adhi Karya Parwanto Noegroho dalam keterangan resminya, Jakarta, kemarin.
Noegroho menjelaskan, realisasi perolehan kontrak baru di bulan Oktober 2020 terdiri dari Pembangunan Jalan Malinau – Semamu di Kalimantan Utara sebesar Rp193,2 miliar, lalu pembangunan Jalan Bypass Bandara Lombok - Mandalika Fase 2 senilai Rp160,9 miliar.
Kemudian proyek lainnya ialah Pengaman Sungai Beringin di Jawa Tengah dengan nilai kontrak mencapai Rp147,6 miliar, pembangunan Pos Lintas Batas Negara Daerah Natuna di Kepulauan Riau sebesar Rp121,1 Miliar. Lalu ada proyek Bendungan Leuwi Keris di Jawa Barat sebesar Rp111,0 miliar.
"Sisanya didominasi oleh proyek bendungan dengan Rp164,1 miliar, serta proyek lainnya yang terdiri dari proyek SPAM, pasar, rumah sakit, properti, dan lain-lain yang mencapai Rp389,5 miliar," ungkap Noegroho.
Ia juga menyebut, kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru Oktober 2020, meliputi lini bisnis konstruksi dan energi sebesar 90%, properti sebesar 9% dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.
Untuk tipe pekerjaan, Noegroho menuturkan, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek Gedung sebesar 36%, MRT sebesar 19%, jalan dan jembatan sebesar 22%, serta proyek Infrastruktur lainnya seperti pembuatan bendungan, bandara, dan proyek-proyek EPC sebesar 23%.
"Berdasarkan segmentasi kepemilikan, realisasi kontrak baru dari Pemerintah sebesar 77%, BUMN sebesar 17%, sementara swasta dan lainnya sebesar 6%," pungkas Noegroho. (E-1)
PERTUMBUHAN Surabaya sebagai pusat ekonomi dan kawasan urban utama di Jawa Timur menempatkan sektor konstruksi pada tekanan yang kian kompleks.
Kaltim serius dalam meningkatkan tata kelola konstruksi, meningkatkan kualitas pembinaan kontraktor, serta memperkuat pengawasan proyek strategis daerah.
Ketua MTKBTI Weni Maulina ingin agar para pelaku industri konstruksi bawah tanah tidak berjalan sendiri. MTKBTI menjadi ruang bersama untuk berdiskusi, mencari solusi, dan berkomunikasi.
PU Bangun secara aklamasi menetapkan Suko Widigdo sebagai Ketua Umum PU Bangun periode 2025-2028Â menggantikan Mursyid.
Green Building Contractor Gathering memperkuat komitmen bersama menuju praktik konstruksi hijau di seluruh Indonesia.
TARIF impor baru untuk kayu, furnitur, dan lemari dapur yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku pada Selasa (14/10) waktu setempat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved