Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kemenan) terus berupaya mendorong lahirnya petani milenial. Selain untuk regenerasi, kehadiran petani milenial juga menentukan kemajuan sektor pertanian.
Hal tersebut disampaikan Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sugio, Kabupaten Tuban, Jawa Timir, Jumat (18/9).
“Kinerjanya petani dan penyuluh di negara-negara yang maju pertaniannya sungguh luar biasa. Kinerja itu yang harus kita tiru. Sebab, kebangkitan pertanian itu bukan dari aksinyanya, bukan dari pupuknya, tapi diawali dari kebangkitan SDM,” tutur Dedi.
Dedi menegaskan jika kualitas SDM pertanian yang terdiri dari Poktan, Gapoktan, petani, petani milenial, dan penyuluh meningkat, pertanian di Indonesia akan menunjukkan kebangkitan.
“Bahkan, ternyata yang menjadi ukuran maju tidaknya pertanian sebuah negara adalah jumlah petani milenial, jumlah pengusaha tani milenial. Itu ternyata yang menjadi ukuran,” tuturnya.
Menurut Dedi, jika Tuban memiliki 100 petani dan pengusaha tani milenial, berarti pertanian di wilayah Kabupaten Tuban sudah maju.
“Setelah SDM-nya canggih, maju, melek teknologi, semangat, baru yang lainnya kita garap. Percuma kita punya persenjataan yang canggih, kalo penembaknya tidak ada. Percuma alat-alat pertanian bagus, pupuk berlimpah, benihnya hebat, tapi kalo kalau petani dan penyuluh memble percuma,” tuturnya.
Dedi mengatakan, SDM pertanian bisa meningkatkan produktivitas, meski alat-alat pertanian minim, atau pupuk dan benih kurang. Apabila para petani dan penyuluh giat, ia juga yakin produktivitas pertanian ototmatis akan semakin meningkat.
Dedi Nursyamsi menegaskan, sektor pertanian harus mendapat dukungan. Sebab, di saat semua sektor terpukul oleh pandemi Covid-19, PDB sektor pertanian justru naik 16 persen dari kuartal pertama ke kuartal ke dua.
Sementara Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan jika dalam kondisi apapun pangan harus ada.
“Walaupun ada pandemi, pangan harus tetap ada. Saat ini, satu-satunya yang bisa melawan covid-19 adalah imunitas tubuh. Dan imunitas berasal dari makanan yang kita konsumsi. Oleh karena itu, dalam kondisi apa pun pangan tidak boleh bersoal, pangan tidak boleh bermasalah,” katanya. (OL-09)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Konsep GAR hadir dari keprihatinan akan adanya kesenjangan antara teori akademik dengan tantangan nyata di lapangan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
PT Geo Mining Berkah (GMB), perusahaan konsultan pertambangan, memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor tambang.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, menekankan bahwa pekerja migran Indonesia (PMI) bukan hanya tenaga kerja, melainkan juga duta bangsa.
Pelatihan yang berlangsung di aula Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes
Peningkatan kualitas SDM merupakan pilar strategis dalam memperkuat daya saing industri aluminium Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved