Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey bekerja keras meningkatkan produksi atau ketersediaan beras sehingga Provinsi Sulut swasembada walaupun tahun 2020 ini dihadapkan pandemi Covid-19. Salah satu terobosannya yakni mendorong masyarakat petani memanfaatkan lahan kering untuk menanam padi ladang.
Olly mengatakan pemerintah Provinsi Sulut sangat serius mengoptimalkan lahan tersebut dengan secara nyata menjalankan gerakan tanam padi ladang. Menurutnya, program ini tidak hanya untuk mewujudkan swasembada beras namun sekaligus sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan atau mengurai kemiskinan.
"Ini merupakan salah program operasi daerah selesaikan kemiskinan (OD-SK) di sektor pertanian. Gerakan ini dilakukan untuk memotivasi petani meningkatkan produksi padi ladang dalam rangka mendukung pemantapan swasembada beras di Sulut serta mendorong peningkatan pendapatan petani di era pandemi Covid-19," kata Gubernur Olly didampingi Ketua TP-PKK Sulut Rita Dondokambey Tamuntuan saat melakukan gerakan tanam padi ladang di Desa Pinaesaan, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa, Jumat (17/7/2020).
Baca Juga: Kokohkan Pangan, Gubernur Sulut Pacu Percepatan Tanam Padi
Pada gerakan tanam tersebut, Olly sekaligus memberikan bantuan bibit kepada para petani agar mempercepat dan memperluas penanaman padi ladang. Langkah ini sangat baik dilakukan demi menjaga ketahanan pangan di Sulut di tengah pandemi Covid-19.
"Padi ladang ini juga meningkatkan sektor perekonomian di Sulut. Saat ini bantuan bibit padi ladang sudah disalurkan ke Dinas Pertanian kabupaten/kota lewat Dinas Pertanian Sulut," tuturnya.
Oleh karena itu, Olly secara tegas mengajak masyarakat bumi nyiur melambai Sulawesi Utara untuk memanfaatkan lahan dengan menanam padi ladang di masa pandemi Covid-19 ini.
Baca Juga: Mentan Canangkan Gerakan Tanam Padi Jagung Serentak se-Indonesia
"Padi ladang sangat cocok ditanam di daerah kering dan ini bisa dimanfaatkan petani di seluruh daerah yang ada di Sulut," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Sulut Novly Wowiling menambahkan pemerintah Provinsi Sulut mendorong upaya Kementan meningkatkan produksi pangan melalui mekanisasi pertanian dan teknologi tepat guna lainya yang modern. Mekanisasi pertanian menjadi kebutuhan petani saat ini agar berhasil dalam proses budidaya dengan produksi tinggi.
"Dengan mekanisasi upaya peningkatan dan memantapkan persediaan pangan menjadi aman, kesejahteraan petani juga turut naik," ucapnya.
Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan mendorong langkah nyata Gubernur Sulut dalam meningkatkan produksi beras. Menurutnya, pemanfaatan lahan untuk tanam padi ladang merupakan langkah nyata merealisasikan terobosan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjamin terwujudnya swasembada beras melalui percepatan tanam khususnya tanaman padi di semua daerah pada Musim Tanam (MT) II Tahun 2020 pada 5,6 juta hektare lahan.
Baca Juga: Mentan SYL, Gubernur Sulut Tanam Kedelai Antisipasi Dampak Korona
"Kementerian Pertanian siap membantu upaya peningkatan produksi ini dengan menyalurkan bantuan benih, pupuk, obat-obatan, alat mesin pertanian, asuransi pertanian dan dana KUR (kredit usaha rakyat). Hal itu dilakukan guna menjaga ketahanan pangan nasional selama masa pandemi virus corona Covid-19 tengah berlangsung," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan percepatan tanam dan program mengoptimalkan panen dapat menambah beras hingga 12,5 juta sampai 15 juta ton beras sampai akhir Desember 2020.
"Dengan demikian, dalam kondisi apapun pangan secara nasional tersedia dengan baik. Saya optimistis jika pemerintah pusat dan daerah sinergi memprioritaskan program pertanian, Indonesia mampu terhindar dari ancaman krisis pangan yang akan terjadi pasca pandemi Covid-19 seperti yang diingatkan FAO (Food and Agriculture Organization)," tutur Syahrul. (RO/OL-10)
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Dengan kehadiran Job Fair & Internship Expo, sama-sama memberi benefit untuk kampus dan industri.
Selain itu, terdiri atas 3 titik parkir, Privilege Parking Spot merupakan area parkir dedicated yang disediakan khusus untuk semua jenis kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus.
Menaker Ida menegaskan bahwa gedung WDC sebagai bentuk jawaban Pemerintah (BBPVP Bandung) terhadap kebutuhan anak-anak muda di Bandung dan sekitarnya.
Masakan yang dikurasi secara ahli oleh Chef Daniel Chaney, menjanjikan simfoni rasa yang akan membuat lidah Anda terpuaskan.
Bali Safari & Marine Park, salah satu taman safari terbesar di Indonesia, secara rutin mengadakan acara yang dikenal sebagai ‘Hari Harimau’ untuk menghormati dan menyelamatkan harimau.
Program Beasiswa The Future Leader (TFL) menawarkan beasiswa penuh untuk Magister Manajemen di PPM School of Management, yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan ilmu manajemen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved