Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
EKSPOR ikan hidup memang perlu dioptimalkan. Namun, dengan catatan ikan tersebut merupakan hasil dari budi daya bukan hasil tangkapan di alam. Karena itu, pengawasan ekspor ikan hidup harus diperketat.
"Iya, ekspor ikan hidup perlu dioptimalkan. Dengan catatan ikan tersebut adalah hasil budi daya yang baik dan benar, bukan dari hasil tangkapan di alam apalagi dengan menggunakan bius," kata Ketua Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) Moh Abdi Suhufan, kemarin.
Hal itu dikatakan Suhufan menanggapi keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang menghapus larangan untuk pengangkutan ikan hidup untuk diekspor sebagai upaya untuk mendorong ekspor sektor kelautan dan perikanan.
"Dulu ada kapal yang boleh mengambil dari seluruh wilayah Indonesia, ada aturannya dihentikan. Akibatnya kita kehilangan pasar. Nah, ini sekarang kami hidupkan kembali," kata Menteri Edhy, Kamis (9/7).
Menteri Edhy menegaskan KKP telah mengizinkan kapal pengangkut ikan hidup untuk membeli langsung hasil produksi para pembudi daya.
Ketua Iskindo mengatakan, pengawasan ekspor ikan hidup mesti ditingkatkan dengan lebih ketat dan efektif lantaran kebijakan ekspor ini akan berdampak pada peningkatan penangkapan ikan hidup. Pengawasan, kata dia, bisa diterapkan melalui pengawasan berbasis masyarakat melalui kelompok pengawas yang perlu diefektifkan.
Selain itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dinas Provinsi dan Kabupaten setempat pun perlu membuka hotline pengaduan. Hal ini bertujuan agar kegiatan penangkapan ikan merusak yang dilakukan nelayan dapat langsung dilaporkan dan diambil tindakan semestinya.
"Pengawasan mesti ditingkatkan sebab pembukaan keran ekspor ini akan berdampak pada peningkatan penangkapan ikan hidup.
Pengawasan berbasis masyarakat melalui kelompok pengawas perlu diefektifkan. KKP, Dinas Provinsi dan Kabupaten perlu membuka hotline pengaduan," imbuhnya.
Suhufan menambahkan, ekspor ikan hidup hasil budi daya diharapkan akan menciptakan lapangan kerja dan devisa bagi negara. KKP dinilainya perlu membuat peta jalan (road map) dan rencana teknis tentang pengembangan budi daya ikan ekspor berdasarkan potensi unggulan wilayah dan komoditas ikan unggulan yang terpilih dan bernilai ekonomis. (Hld/E-3)
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Pada 2025 (angka sementara) produksi kakao berada di kisaran 616 ribu ton, dan pada 2026 diproyeksikan naik menjadi 635 ribu ton dengan luas areal mencapai 1,38 juta hektare.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved