Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bergerak bersama mengajak masyarakat untuk lebih sering mengonsumi ikan.
Gerakan sosialisasi tersebut disertai dengan pembagian paket sehat produk-produk olahan ikan secara simbolis di kediaman anggota DPR dari Komisi IV Endang Setyawati Thohari di Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Direktur Bina Mutu dan Diversifikasi Produk Kelautan KKP Trisna Ningsih mengatakan, pemerintah sebenarnya sudah punya program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sejak belasan tahun lalu. Namun, kali ini yang menjadi sasarannya ialah balita dan ibu hamil agar makin kuat imunitas mereka dalam menghadapi pandemi covid-19.
Program Gemarikan, sambung Trisna, akan digencarkan karena konsumsi ikan di masyarakat masih rendah, termasuk warga Bogor. “Angka konsumsi ikan kita memang rendah jika dibandingkan dengan negara lain, tetapi ini tidak mengurangi semangat kita. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) mengatakan bahwa angka konsumsi ikan (AKI) di Jawa Barat 29,64 kilogram per kapita, sementara angka nasional 50,69 kilogram per kapita,” terangnya.
Karena itu, lanjut Trisna, kementeriannya akan rajin bersafari agar masyarakat makin paham akan manfaat mengonsumsi ikan. Selain untuk meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat, Gemarikan juga bagian dari upaya mendukung program prioritas penanganan stunting.
Anggota Komisi IV DPR Endang Setyawati Thohari, yang juga politikus Partai Gerindra, mengatakan pihaknya siap memfasilitasi program KKP tersebut. Ia juga mengapresiasi langkah KKP yang membeli semua produk olahan ikan dari pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) di Bogor.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengusulkan agar program serupa dikoordinasikan dengan kementerian-kementerian terkait, misalnya, Kementerian Pertanian.
“Ada program di Balitbang dan SDM Kementan yang tujuannya ketahanan dan kedaulatan pangan. Kalau dikoordinasikan, program ini bisa digabung, contohnya mi dari ikan patin, mocaf dari daun kelor. Ini potensi lokalnya besar,” ungkapnya. (DD/E-2)
Komoditas ikan patin kini naik kelas, bukan sekadar ekspor, melainkan masuk ke rantai pasok pangan haji dan umrah dunia,
KKP memastikan ketersediaan ikan hasil budi daya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Menteri KKP menjelaskan polemik anggaran kapal yang disebut sudah cair oleh Menkeu. Industri galangan belum terima order karena proses pengadaan masih berjalan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana pembelian kapal.
Ia menegaskan akan meminta persoalan tersebut segera ditangani agar tidak berulang dan tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap aktivitas nelayan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved