Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Geo Dipa Energi (persero) akan menambah kapasitas pembangkit listrik panas bumi (PLTP) hingga 110 Mw. Penambahan kapasitas direncanakan untuk pengembangan proyek PLTP Dieng Unit 2 dan Patuha Unit 2 masing-masing sebesar 55 Mw.
Direktur Utama PT Geo Dipa Riki Firmandha Ibrahim dalam keterangan resmi yang diterima kemarin mengungkapkan proyek tersebut amat strategis bagi pengembangan investasi panas bumi di Indonesia. "Proyek ini juga akan menjadi pengalaman penting bagi pengembangan sektor energi panas bumi Indonesia dan berperan mendukung upaya pemerintah untuk menarik investasi sektor swasta di sektor ini, dengan mengurangi risiko di tahap awal pengembangan proyek," tutur Riki.
Proyek tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menyediakan listrik ramah lingkungan dalam jaringan Jawa-Bali. Proyek itu akan mengurangi tingkat emisi CO2 lebih dari 700 ribu ton per tahunnya jika dibandingkan dengan pembangkit listrik yang bersumber dari energi fosil, serta dapat mengurangi impor minyak setara dengan 35 juta barel BBM untuk 25 tahun.
Geo Dipa telah mendapatkan persetujuan pinjaman dari ADB terkait dengan pengembangan PLTP Dieng Unit 2 dan Patuha Unit 2 sebesar US$300 juta. ADB juga akan melakukan pengelolaan pinjaman dari Clean Technology Fund (CTF) sebesar US$35 juta untuk proyek tersebut pada 28 Mei 2020.
Spesialis Senior untuk Energi Departemen Asia Tenggara Asian Development Bank Shannon Cowlin mengatakan proyek yang disetujui di tengah pandemi covid-19 tersebut akan membantu memastikan pemulihan ekonomi Indonesia akan ramah lingkungan, berkelanjutan, dan bertahan. (Mir/E-1)
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
INSTITUTE for Essential Services Reform (IESR) menyoroti capaian rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) pada 2025 sebesar 605,3 ribu barrel per hari.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang delapan blok migas.
Komitmen PHE OSES dalam menurunkan emisi dari sektor hulu migas kembali memperoleh pengakuan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved