Jumat 14 Februari 2020, 23:30 WIB

Penguatan Lembaga Persoalan Utama Koperasi

MI | Ekonomi
Penguatan Lembaga Persoalan Utama Koperasi

ANTARA
Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Braman Setyo

 

KELEMBAGAAN masih jadi persoalan utama perkoperasian di Indonesia. Misalnya saja, saat ini masih banyak ditemui koperasi yang jajaran pengurusnya diisi oleh anggota keluarga. Alhasil, koperasi itu sulit maju lantaran selalu ditolak saat mengajukan permohonan dana bergulir.

“Meski usaha koperasinya besar, jika kelembagaan tidak bagus, itu percuma,” kata Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Braman Setyo pada acara Bimbingan Teknis Pemberian Pembiayaan Dana Bergulir Syariah dengan Dinas serta Pelaku Koperasi dan UKM di Malang, Jawa Timur, Jumat (14/2).

Ia menegaskan, kunci keberhasilan koperasi, termasuk syariah, adalah kelembagaannya. Penguatan kelembagaan itu mensyaratkan sinergi antara dinas terkait dan LPDB.

Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Fitri Rinaldi menambahkan, banyak koperasi yang ditolak proses pengajuan dana bergulirnya lantaran tidak memiliki kelengkapan kelembagaan dan sumber daya.

Dia mengatakan banyaknya penolakan pengajuan proses bantuan dana bergulir itu bukan karena koperasi itu tidak layak. Penolakan paling banyak disebabkan masalah kelembagaan.

“Kelembagaan ini cukup krusial karena jika diproses bisa bermasalah. Kerap ditemui hubungan kekeluargaan di antara pengurus koperasi. Hubungan itu terjadi di level satu, misalnya pengurus adalah suami, istri, dan anak. Ini pasti ditolak karena melanggar undang-undang,” terangnya.

Pembiayaan syariah di LPDB sendiri baru dibentuk pada 2017 dan beroperasi pada 2018.
Fitri menuturkan pada 2019 pembiayaan syariah berhasil menyalurkan pembiayaan sebanyak Rp125 miliar kepada 14 koperasi. Umtuk tahun ini, pihaknya tengah memproses pinjaman senilai Rp112 miliar dari lima koperasi.

Dia mengatakan tahun ini pembiayaan syariah ditargetkan menyalurkan pembiayaan sekitar Rp600 miliar dari Rp1,8 triliun total dana bergulir yang dikelola LPDB.

Koperasi syariah di Indonesia total ada 4000 koperasi. Namun dia meyakini koperasi yang ada bisa lebuh besar lagi. (Hde/E-2)

Baca Juga

Antara

BEI Implementasikan IDX Industrial Classification

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 25 Januari 2021, 15:39 WIB
BEI mengimplementasikan klasifikasi industri baru pengganti Jakarta Stock Industrial Classification (JASICA), yaitu IDX Industrial...
Dok.Istimewa

Pengembang Properti Dituntut Inovasi Rilis Proyek Anyar

👤Heryadi 🕔Senin 25 Januari 2021, 15:13 WIB
Di masa pandemi ini peluang penjualan properti masih terbuka selama pengembang mampu melihat peluang yang...
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Jokowi Minta BKPM Cari Investasi Senilai Rp900 Triliun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Januari 2021, 15:11 WIB
Target yang tinggi tersebut, dikatakan Bahlil, seiring dengan pelaksanaan vaksinasi covid-19 oleh pemerintah yang sudah berjalan saat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya