Rabu 08 Januari 2020, 00:05 WIB

Kementan Maksimalkan Potensi Pertanian Sumatera Selatan

MI | Ekonomi
Kementan Maksimalkan Potensi Pertanian Sumatera Selatan

ANTARA
Kementan Maksimalkan Potensi Pertanian Sumatera Selatan

 

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa kesiapan infrastruktur daerah merupakan salah satu daya dukung dalam pembangunan pertanian nasional.

“Pola pembangunan sistem kluster menuntut kualitas jalan dan pelabuhan yang baik dan memadai. Bahkan daya tampung pelabuhan harus berorientasi ekspor. Ini akan memperpendek rantai dan menstimulus pereknomian daerah berputar,” kata Syahrul saat menerima kunjungan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Senin (6/1), di Jakarta.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru menjelaskan bahwa Sumsel kini tengah berbenah. Ia menargetkan perbaikan jalan yang berada di bawah wewenang pemerintah provinsi selesai pada akhir 2020.

“Kami memiliki cita-cita, produk pertanian kami bisa dikenal luas. Beras, kopi dan yang lain-lain. Oleh karena itu kami ingin mengirim langsung dari Sumsel melalui pelabuhan-pelabuhan yang kami miliki. Karena potensi alam dan luasan lahan di Sumsel sangat potensial untuk pengembangan komoditas tanaman pangan dan perkebunan,” kata Herman.

Menurut data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, luas kawasan budidaya pangan dan hortikultura Sumsel mencapai 2,1 juta hektar, dan kawasan perkebunan 3,8 juta hektar. Produksi padi Sumsel pada 2019 sebesar 4,6 juta ton dan jagung 952 ribu ton. Sedangkan untuk komoditas perkebunan, produksi pada 2018 untuk kelapa sawit 3,8 juta ton, karet 1,08 juta ton, dan kopi 145 ribu ton.

Herman bertekad untuk menjadikan kembali Sumsel sebagai salah satu lumbung pangan nasional. “Kedatangan kami menghadap Mentan Syahrul adalah bukti keseriusan kami untuk bersinergi mewujudkan itu semua,” ujarnya.

Herman menambahkan, dirinya juga ingin belajar kepada Mentan tentang keberhasilannya sewaktu menjabat Gubernur Sulawesi Selatan dalam menurunkan inflasi dan tingkat kemiskinan serta menyalurkan kredit pembiayaan usaha rakyat sebesar Rp3,1 triliun dengan nilai kemacetan hanya 0,14%. (Uta/E-3)

Baca Juga

Dok. TikTok

Kolaborasi dengan Smesco, TikTok Ajak Bangga Gunakan Produk UKM

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Sabtu 17 April 2021, 23:30 WIB
Gernas BBI diharapkan dapat mendukung target pemerintah untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap PDB Negara yaitu sekitar 65% di tahun...
Dok. Pribadi

Ini Usulan Persatuan Insiyur Indonesia soal Ibu Kota Baru

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 17 April 2021, 23:15 WIB
IKN yang diibaratkan, memulai dari kertas putih maka berkesempatan menjadikan IKN sebagai standar baru ibukota dunia yang menjadi acuan...
Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan

Pangansari Pasok Katering Premium untuk Proyek Wika di Luar Negeri

👤Micom 🕔Sabtu 17 April 2021, 21:57 WIB
PT Pangansari Utama Food and Resources menandatangi nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan konstruksi PT Wijaya Karya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya