Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) fokus mengembangkan tujuh komoditas strategis sektor perkebunan yang nantinya diharapkan mampu mendongkrak kinerja ekspor Indonesia.
Direktur Jenderal Perkebun-an Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono mengatakan pada subsektor perkebunan terdapat 137 komoditas, yang tujuh di antaranya akan menjadi fokus pengembangan pemerintah karena memiliki potensi besar.
"Kami pernah fokus pada sepuluh komoditas, tapi akhirnya kami peruncing kembali dan mengambil tujuh komoditas strategis dan berpotensi untuk ekspor," kata Kasdi dalam peringatan Hari Perkebunan Ke-62 di Kabupaten Malang, Jawa Timur, kemarin.
Ketujuh komoditas strategis perkebunan itu ialah kopi, kakao, kelapa, jambu mete, lada, pala, dan vanili. Menurut Kasdi, tujuh komoditas tersebut telah melewati proses evaluasi dan memiliki potensi yang cukup besar untuk di-tingkatkan produksinya.
Nantinya, jika produksi mampu meningkat dengan cukup baik, juga terbuka peluang untuk menembus pasar ekspor.
"Itu telah kita evaluasi sebagai salah satu potensi besar untuk kita kembangkan. Komoditas lain akan tetap kita tangani, tetapi belum menjadi prioritas," kata Kasdi.
Sebagai langkah untuk pengembangan tujuh komoditas strategis itu, Kementan telah meluncurkan Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai Tambah, dan Daya Saing (Grasida). Diharapkan, seluruh pemangku kepentingan bisa mendukung program tersebut.
Dalam mendorong ekspor tujuh komoditas strategis perkebunan tersebut tidak bisa hanya bergantung pada APBN ataupun APBD. Dengan demikian, perlu adanya kerja sama dengan sektor perbankan untuk penyaluran kredit usaha rakyat (KUR).
Pada KUR 2020, Kementerian Pertanian mendapatkan alokasi Rp50 triliun. Dari total alokasi tersebut, sebanyak Rp20,37 triliun diperuntukkan subsektor perkebunan. (Ant/E-1)
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan target swasembada pangan. Cadangan beras nasional di Perum Bulog mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
GP Ansor melakukan panen padi organik di Kabupaten Blora, sekaligus menanam 3.000 pohon kelapa.
Pertanian regeneratif adalah pengelolaan holistik yang berbeda dengan konsep keberlanjutan (sustainable) biasa.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved