Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGKIT Listrik Tenaga Uap (PLTU) ternyata tidak hanya memiliki kemampuan memproduksi listrik, tetapi juga menghasilkan bahan bangunan seperti batako.
PLTU Tanjung Jati B (TJB) yang berlokasi di Jepara, Jawa Tengah, sudah memulai inovasi tersebut dengan bermodalkan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) hasil pembakaran batu bara.
"Kami mencoba mengelola limbah B3 dengan cara yang ramah lingkungan. Abu yang dihasilkan dari proses pembakaran menghasilkan fly ash dan bottom ash. Itu kita tangkap dan kami jadikan bahan baku pembuatan batako," ujar General Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pembangkitan Tanjung Jati B Rahmat Azwin di Jepara, Jawa Tengah, Kamis (21/11).
Program tersebut sedianya baru dilakukan sejak Agustus silam setelah Pembangkit TJB memperoleh izin pengelolaan dan pengolahan limbah B3 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Baca juga: Perombakan Besar oleh Erick di BUMN Dipertanyakan
Saat ini, PLTU TJB mampu memproduksi 200 batako per hari. Ditargetkan, pada tahun depan, volume bisa bertambah hingga 500 batako per hari.
Karena kapasitas produksi belum cukup besar, batako-batako hasil limbah itu belum dipasarkan secara komersil.
Bahan bangunan tersebut saat ini dimanfaatkan untuk kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui program pembangunan perumahan bagi warga di sekitar kawasan pembangkit.
"Tahun ini, sampai Desember, kami menargetkan membangun 10 rumah. Karena ini kan juga baru dimulai Agustus. Tahun depan pasti angkanya akan lebih besar dan kai berencana memasarkan secara komersial," tuturnya.
Pihaknya berani melakukan langkah tersebut karena setelah melalui uji tes, batako hasil Pembangkit TJB sudah mengantongi Mutu A. Dengan bahan baku sebanyak 70% dari limbah, otomatis beban biaya produksi tidak besar dan harga jual bisa lebih murah dari batako konvensional. (OL-2)
PT PLN (Persero) berhasil menjaga kelancaran ibadah dan aktivitas masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 dengan pasokan listrik yang andal.
PLN telah menyediakan 4.769 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di 3.078 titik di seluruh Indonesia.
Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, PLN memastikan kesiapan pasokan listrik di berbagai objek vital.
Hingga saat ini, PLN bersama mitra telah mengoperasikan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia.
PLN EPI memastikan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik nasional dalam kondisi aman selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Pesan tersebut disampaikan Darmawan saat memberikan motivasi kepada mahasiswa Ikatan Kerja Institut Teknologi PLN (ITPLN) di Kampus ITPLN, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved