Rabu 13 November 2019, 21:57 WIB

Mentan Syahrul: Saya Suka Bupati dan Gubernur Yang Agresif

mediaindonesia.com | Ekonomi
Mentan Syahrul: Saya Suka Bupati dan Gubernur Yang Agresif

DOK KEMENTAN
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

 

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengaku senang dengan para bupati dan gubernur yang agresif dalam memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakatnya. Namun, kata Syahrul, para pemimpin daerah juga harus membuktikan kerja nyatanya di lapangan.

"Saya suka Bupati dan Gubernur yang agresif karena kita bisa memecahkan masalah secara langsung di lapangan," ujar Mentan Syahrul saat menghadiri Rakornas Indonesia Maju yang digelar Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Menurut Syahrul, persoalan pertanian memang harus dipecahkan bersama dengan mempererat komunikasi dan koordinasi antar lembaga/kementerian, serta pimpinan daerah hingga menyentuh level camat dan lurah.

"Tidak bisa hanya Menteri Pertanian saja yang bekerja. Sandaranya tetap ada di kepala daerah, gubernur, pak bupati dan tentu dibantu pak kapolda dan tentara yang harus mem-back-up saya," katanya.

Syahrul mengatakan, setidaknya ada lebih dari 50 juta orang yang saat ini bergantung hidup di sektor pertanian. Dari jumlah itu, total akumulasi transaksi mencapai Rp2.000 triliun. Angka sebesar itu, dikatakan Syahrul, harus meningkat berlipat dengan pola koordinasi secara bersama-sama.

"Dengan angka sebanyak itu, berapa di provinsi bapak yang dikasih makan? Inilah yang saya maksud harus kita deteksi bersama-sama. Sehingga kita bisa melihat yang Rp2.000 triliun itu di mana saja, dan yang 50 juta lebih pekerja itu seperti apa kerjanya," katanya.

Syahrul berharap pertanian Indonesia jauh lebih maju ketimbang pertanian di negara-negara lain. Sebab dari sisi teknologi dan informasi, Indonesia sudah memiliki beragam teknologi, termasuk pemanfaatan artificial intelligence atau kecerdasan buatan yang dikembangkan anak-anak bangsa.

"Perkembangan teknologi pertanian di luar negeri punya kualitas yang baik dan produktivitas yang tinggi, kitapun harus menuju ke sana. Bahkan dengan pemanfaatan artificial intelligence yang kita miliki, kita bisa deteksi apakah traktor petani jalan atau tidak. Kita juga sudah memiliki kemampuan kontrol citra satelit untuk melihat berapa pupuk yang dibutuhkan untuk satu desa," katanya.

Adapun untuk memuluskan berbagai pengembangan ini, Syahrul mengaku menyiapkan pusat data dan ruang kontrol pertanian. Pusat dan ruang kontrol itu ia beri nama dengan Komando Strategi Pertanian (Kostra Tani) yang bisa mengkoordinasikan semua stakeholder.

"Babinsa dan Babinkamtibmas juga bisa menjadi bagian dari penyuluh yang kita rekomendasi bekerja bersama-sama. Jadi, demgan Kostra Tani ini kita bisa mendidik penyuluh melalui Android yang mereka punya. Dan penyuluh itu kita monitor, dia kerja atau tidak kita diteksi dari kantor," tukasnya.

Sebagai catatan, acara ini dihadiri sejumlah pimpinan daerah bupati dan gubernur, pimpinan DPRD serta stakeholder dari kementerian dan lembaga lainya. Dalam kesempatan ini, Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara bahagia bisa memiliki kesempatan untuk bertemu dengan para menteri dan menyampaikan beberapa usulan. (RO/OL-10)

Baca Juga

AFP

Visa Bantu Akselerasi Pelaku Startup Kembangkan Bisnis

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:40 WIB
Visa memiliki posisi yang unik untuk membantu perusahaan startup berekspansi ke negara lain dan menjangkau pelanggan...
MI.com/Vicky Gustiawan

Penjualan Xiaomi Mengungguli Apple

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:00 WIB
Xiaomi tercatat menjual 44,4 juta unit, sedangkan Apple menjual 40,5 juta unit, turun 0,6 persen dibandingkan pada...
Ilustrasi

APBN 2021 Capai Rp2.750 Triliun, Pendidikan Kebagian Rp550 Triliun

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 01 Desember 2020, 22:55 WIB
Alokasi ini dikatakan menjadi yang terbesar dibandingkan bidang lain di mana mencapai 20% dari total APBN...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya