Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto di Jakarta, Selasa (22/10) memaparkan lima strategi agar ketergantungan terhadap energi fosil dan impor minyak berkurang.
Guna mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, Indonesia dinilai perlu mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) untuk memenuhi energi nasional.
Menurut Sekjen DEM Djoko Siswanto, ada lima kebijakan yang bisa ditempuh untuk mengembangkan EBT di Tanah Air. Pertama, kata dia, Indonesia perlu mempercepat penggunaan energi terbarukan untuk bahan bakar yakni B-30, B-50, dan B-100.
"Salah satunya, pada Oktober 2019 ini, uji coba penggunaan campuran biodiesel 30% menggunakan bahan bakar nabati (BBN) atau B30 ditargetkan selesai," kata Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM tersebut.
Penggunaan B30 rencananya akan dimulai pada awal 2020. Setelah penggunaan B30 berhasil, lanjut Djoko, Indonesia harus segera mengembangkan B50 dan B100.
Langkah kedua, menurut Djoko, ketergantungan terhadap energi fosil dapat diatasi dengan memperbanyak pembangkit listrik panas bumi geothermal.
Berdasarkan data pada Direktorat Panas Bumi, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, tercatat sumber daya panas bumi yang termanfaatkan telah mencapai 1.948,5 MW yang terdiri dari 13 Pembangkit Listrik Tenaga Bumi (PLTP) pada 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP).
Solusi ketiga, menurut Djoko, Indonesia harus terus mengembangkan pembangkit listrik tenaga angin. Berdasarkan data Kementerian ESDM, Indonesia memiliki potensi 978 MW tenaga angin.
Solusi keempat untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi, papar Djoko, adalah membangun pembangkit listrik tenaga air termasuk micro hydro. Indonesia memiliki potensi listrik tenaga air mencapai 75 ribu MW. Namun dari potensi yang melimpah itu, Indonesia baru memanfaatkan 7%.
Kelima, kata dia, ketergantungan pada energi fosil bisa diatasi dengan mewajibkan semua gedung dan rumah menggunakan solar cell.
Menurut Djoko, penggunaan EBT juga merupakan komitmen Indonesia kepada dunia untuk menjaga lingkungan hidup.
Dengan penggunaan EBT, kata dia, dunia bisa tetap bersih dan sehat. Penggunaan EBT juga merupakan solusi untuk mencegah terjadinya pemanasan global. (Antara/OL-09)
Pemerintah Prancis mengerahkan kapal-kapal angkatan laut, termasuk kelompok serang kapal induknya ke Mediterania,
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Jika harga minyak menembus angka 120 dolar AS per barel, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan bisa melebar hingga 3,6%.
Kepanikan masyarakat tidak muncul begitu saja, melainkan dipicu oleh ketidakseimbangan informasi dan hilangnya kepercayaan publik terhadap jaminan pasokan negara.
Sepanjang Februari 2026, KAI Divre I Sumatera Utara mencatat volume angkutan barang sebesar 55.428 ton yang didominasi oleh komoditas BBM sebanyak 26.616 ton.
CADANGAN BBM nasional yang saat ini berada di kisaran sekitar 20–21 hari dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan energi dalam kondisi normal, sehingga masyarakat tidak perlu panik.
Penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan: beberapa spesies buaya purba berevolusi menjadi herbivora, memakan tumbuhan, berbeda dari buaya modern yang karnivora.
ilmuwan menemukan fosil hewan darat pemakan tumbuhan yang hidup sekitar 307 juta tahun lalu di Kanada.
Tiga rahang, termasuk satu milik anak-anak, gigi, tulang belakang, dan tulang paha ditemukan di sebuah gua yang dikenal sebagai Grotte à Hominidés di Thomas Quarry di Casablanca, Maroko
Jurnal Nature, mengungkap temuan fosil manusia purba berusia sekitar 770 ribu tahun di Grotte à Hominidés, sebuah gua di wilayah barat daya Casablanca, Maroko.
Penemuan ini merupakan buah dari penantian panjang. Pada tahun 2009, para ilmuwan menemukan fosil kaki berusia 3,4 juta tahun dengan struktur jari yang dirancang untuk memanjat pohon.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved