Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

ASEAN Harus Solid di Tengah Ketidakpastian Global

Andhika Prasetyo
02/9/2019 18:50
ASEAN Harus Solid di Tengah Ketidakpastian Global
ASEAN Forum.(Romeo GACAD / AFP)

DI tengah ketidakpastian ekonomi di level global, ASEAN harus mampu bekerja sama dan membina hubungan semakin solid. Hal tersebut harus dilakukan demi keluar dari tekanan dan tidak terjebak dalam kericuhan perdagangan dunia.

Demikian diungkapkan Staf Khusus Mendag Bidang Isu-isu Strategis Perdagangan Internasional Lili Yan Ing dalam acara the 12th ASEAN and Asia Forum (AAF) di Singapura, akhir pekan lalu.

Baca juga: Ekspor Produk Halal Terganjal Faktor Eksternal

Tidak bisa dimungkiri, ASEAN kini mengalami dampak negatif dari panasanya hubungan dagang Amerika Serikat dan Tiongkok. Fenomena itu telah memengaruhi supply chain dan sentimen dunia usaha bahkan menambah kekhawatiran akan adanya kebuntuan dalam urusan dagang dan teknologi.

"Di tengah kondisi seperti saat ini, ASEAN tidak memiliki pilihan lain kecuali untuk tetap bersama, tentunya dengan ditopang ekonomi domestik yang kuat," ujar Lili melalui keterangan resmi, Senin (2/9).

Sebagaimana diketahui, di kawasan G20, dalam kurun Oktober 2018 hingga Mei 2019, terjadi peningkatan import restrictive measures hingga 3,5 kali lipat dibanding rata-rata jumlah restrictive measures sejak Mei 2012. Hal tersebut membuat sistem perdagangan multilateral kian melemah.

"Ini berarti kita harus bersiap dengan peningkatan perdagangan bilteral dan pejanjian perdagangan bebas di kawasan," ucapnya.

Di samping itu, lanjut Lili, salah satu strategi utama untuk mempertahankan ekonomi adalah dengan cara mereformasi agenda perdagangan dan investasi agar lebih terintegrasi dengan perekonomian dunia.

Baca juga: Bea Cukai Aceh Hadiri Peletakan Batu PT Trans Continent

Adapun, Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Chan Chun Sing mengemukakan hal serupa. Anggota ASEAN harus mempertahankan sekaligus memperkuat sentralitas sebagai kawasan. ASEAN, sambung dia, harus melipatgandakan upaya untuk menjadi mitra ekonomi yang giat dan atraktif.

"Yang menjadi komposisi kunci untuk mewujudkan sentralitas ASEAN adalah koherensi, komitmen, kepercayaan diri dan konsistensi. Penting untuk negara-negara anggota ASEAN untuk menghindari kebijakan yang populis dan menekan," tegasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik