Rabu 21 Agustus 2019, 19:45 WIB

Hingga Juli 2019, Pertamina Serap FAME 3,2 Juta Kiloliter

Nur Aivanni | Ekonomi
Hingga Juli 2019, Pertamina Serap FAME 3,2 Juta Kiloliter

MI/Dwi Apriani
KILANG RU III HASILKAN BAHAN BAKAR BIOSOLAR: PERTAMINA Refinery Unit III melakukan Launching Perdana Bahan Bakar Ramah Lingkungan Biosolar

 

TREN realisasi penyerapan bahan nabati untuk campuran Biosolar atau fatty acid methyl ester (FAME) terus meningkat. Per Juli 2019, Pertamina mencatat penyerapan FAME mencapai 3,2 juta kiloliter atau 59% dari alokasi FAME pada 2019.

Sementara, realisasi penyerapan FAME pada 2018 sebesar 3,2 juta kiloliter. Dengan demikian, penyerapan FAME selama periode Januari-Juli 2019 sudah menyamai realisasi selama satu tahun 2018.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan tren realisasi penggunaan FAME dalam Biosolar meningkat seiring upaya Pertamina memasok seluruh industri dengan Biosolar sesuai regulasi.

"Pertamina selalu siap memasok kebutuhan industri dengan bahan bakar sesuai yang diperlukan," katanya dalam pernyataan resmi, Rabu (21/8).

Per 1 September 2018, implementasi program pencampuran 20% FAME ke dalam minyak Solar atau Biosolar B20 sudah diperluas ke sektor non-PSO, sehingga saat ini penjualan B20 sudah dilakukan baik pada sektor PSO maupun non-PSO.

Baca juga:  Penyaluran FAME Disederhanakan Jadi 25 Titik

Pertamina, lanjut Fajriyah, kini memiliki 111 terminal BBM yang siap untuk mendistribusikan B20, sedangkan titik pencampuran FAME dilaksanakan di 29 titik pencampuran yaitu 26 terminal BBM dan tiga kilang.

"Konsumsi Biosolar terbesar ada di sektor transportasi," imbuhnya.

Sejak Mei 2019, lanjutnya, Pertamina tidak lagi melakukan impor diesel karena kebutuhan minyak Solar di dalam negeri sudah bisa dipenuhi dari hasil produksi kilang-kilang Pertamina. Untuk sektor industri, Pertamina melayani seluruh sektor industri yang membutuhkan jenis BBM diesel dengan Biosolar.

Hingga saat ini, Fajriyah menyampaikan, sektor listrik dan pertambangan adalah dua sektor terbesar yang menyerap Biosolar. Terkait dengan penerbitan Peraturan Presiden No 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan, ia mengatakan bahwa Pertamina mendukung upaya pemerintah untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan yang lebih ramah lingkungan.

"Sumber energi alternatif apapun, selama memang baik dan prospek untuk dikembangkan, perlu didukung pengembangannya. Kita semua berharap, ke depannya Indonesia akan memiliki lebih banyak pilihan untuk energi alternatif yang ramah lingkungan," tambahnya.

Adapun, pengembangan mobil listrik dan program B20 memiliki segmentasinya masing-masing dengan kemanfaatan yang berbeda.

Saat ini, Pertamina sudah memiliki stasiun pengisian listrik untuk umum di SPBU Kuningan, Jakarta. Di SPBU itu telah terpasang empat unit charging station dengan dua unit merupakan tipe fast charging yang mampu mengisi penuh baterai kendaraan listrik dalam waktu kurang dari 15 menit dan dua unit lainnya merupakan tipe normal charging.

"Itu merupakan bukti komitmen perusahaan untuk mendukung upaya pengembangan energi alternatif," tandasnya.(OL-5)

Baca Juga

Dok. DPR Ri

Legislator : Wajar Jika Ada Penolakan UMP Naik 10 Persen, Bisa Digugat Lewat Jalur Hukum

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 08:30 WIB
Politisi PDI-Perjuangan itu menyebut tersedia jalur hukum untuk menggugat tanpa harus melakukan aksi demo...
Ist ilustrasi

Deretan Jawara Jenama Terbaik Tanah Air Telah Diumumkan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 08:14 WIB
Majalah SWA dan Mars Indonesia Digital bekerja sama melakukan Brand Survey 2022 untuk menentukan Indonesian Best Brand...
Antara/Galih Pradipta

Turun Dalam 9 Hari Perdagangan, Saham GOTO Diprediksi Masih Dalam Tekanan

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 02 Desember 2022, 07:15 WIB
Anjloknya saham GOTO akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, bahkan diiprediksi bakal  menyentuh posisi di bawah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya