Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
DKI Jakarta menjadi kontribusi klien Asuransi Astra tertinggi nasional. Sebanyak 60% klien Asuransi Astra paling banyak berasal dari Jakarta.
"Jadi, paling tinggi kesadaran berasuransi iyalah DKI Jakarta. Paling gede yaitu Jakarta dengan presentasenya kontribusinya 60%, Sedangkan, tingkat kontribusi nasional terendah iyalah Provinsi Jawa Tengah, hanya 10%." kata Chief Marketing Officer Asuransi Astra Gunawan Salim di Hotel Adi Mulia, Medan, Selasa (20/8).
Namun, Gunawan tidak menyebutkan angka yang pasti dari presentase tersebut dari perbandingan signifikan kedua provinsi tersebut dalam kontribusi melakukan asuransi berkendara di Asuransi Astra.
Tingginya kontribusi asuransi warga DKI didukung dengan kesadaran setiap masyarakat yang memiliki kendaraan untuk berasuransi.
"Semua daerah hampir sama kesadarannya, Jawa Tengah juga sama tapi masyarakat masih banyak berhitung kalau gak perlu ya gak usah asuransi," ujar Gunawan.
"Kalau di Jakarta kesadaran berasuransi kendaraan sudah besar di atas 30% hingga 40%. Itu tinggi banget," ungkap Gunawan.
Baca juga: Kenaikan Harga Properti Melambat
Alasan tingginya warga DKI melakukan asuransi karena sudah merasa butuh dengan lalu lintas ibu kota yang semakin padat.
"Orang berasuransi karena sudah merasa butuh. Kota-kota besar seperti Surabaya, Bandung, dan Jakarta harus berasuransi begitu," jelasnya.
Sedangkan warga Jawa Tengah merasa belum penting untuk berasuransi kendaraan pribadinya. Sehingga Asuransi Astra merasa kembali perlu memberikan edukasi kembali kepada warga Jawa Tengah tentang pentingnya berasuransi.
"Kesadaran warga DKI berasuransi sebesar 30% hingga 40%. Sedangkan Jawa Tengah kontribusinya 10%, kesadarannya hanya 2%," urai Gunawan.
Untuk meningkatkan kontribusi dan kesadaran warga Jawa Tengah, Asuransi Astra akan melakukan edukasi tentang berbagai hal seperti, pentingnya berasuransi kendaraan, aman berkendara, dan lainnya.
"Awareness brand. Karena itu, tahun depan kita kembali melakukan pemasaran yang sebelumnya tahun ini jarang dipasarkan. Pemasaran nantinya melalui memberikan edukasi," tutupnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved