Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHATIAN tinggi sebuah perusahaan terhadap pelestarian budaya layak mendapat apresiasi khusus. Tidak hanya demi eksistensi budaya itu sendiri, apresiasi atau penghargaan juga akan semakin menumbuhkan kesadaran perusahaan tersebut untuk berkontribusi lebih baik lagi dalam upaya melestarikan budaya.
Hal itu dikatakan HC & Legal Senior Managing Director PT Modernland Realty Tbk Dharma Mitra seusai menerima penghargaan di bidang tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) atas pencapaian PT Modernland Realty Tbk di ajang CSR Indonesia Award 2019 di Sanur, Bali, Selasa (30/7).
Dalam ajang tersebut, Modernland menggaet penghargaan dalam kategori Karsa Budaya Prima. Modernland diapresiasi dalam hal partisipasi perusahaan terhadap pelestarian budaya yakni turut menjaga cagar budaya Candra Naya yang menjadi salah satu peninggalan sejarah di Jakarta.
"Ini menjadi penyemangat bagi perusahaan kami untuk bisa berkontribusi lebih baik lagi kedepan, khususnya di bidang pelestarian budaya," kata Dharma dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Selasa (30/7).
Ia menyebut selama ini perseroan memang cukup concern dengan pelestarian budaya Indonesia. Salah satunya ialah pengembangan dan revitalisasi Candra Naya. Modernland berkomitmen mengembangkan konsep heritage walk dengan berbagai sajian kuliner resto di area Candra Naya sebagai sebuah situs warisan budaya di Jakarta.
Tujuannya selain untuk melindungi bangunan bersejarah tersebut, juga untuk melestarikan cagar budaya Candra Naya sehingga generasi mendatang dapat mempelajari arsitektur dan mengagumi kemegahannya.
"Kita sebagai generasi penerus perlu menjaga eksistensi cagar budaya Candra Naya sehingga dapat bermanfaat sebagai pusat sarana edukasi dan interaksi dalam kehidupan sosial masyarakat secara luas,” ujar Dharma.
Cagar budaya Candra Naya memiliki sejarah yang panjang dan menarik untuk diungkap. Bangunan ini dibangun pada 1807 oleh Khouw Thian Sek sebagai perayaan atas kelahiran anaknya yang bernama Khouw Tjeng Tjoan pada 1808.
Candra Naya kemudian menjadi rumah pengusaha dan bankir Tionghoa yang bernama Khouw Kim An. Selama bertahun-tahun rumah itu juga dipergunakan sebagai sekolah, pusat kesehatan dan sarana olahraga.
Sayangnya seiring usia, bangunan ini mengalami kerusakan yang cukup parah dan nyaris runtuh hingga pada akhirnya Modernland mengambil peran dengan merekonstruksi dan memugar guna mengembalikan kemegahan dari cagar budaya Candra Naya.
Candra Naya berhasil dibuka kembali untuk umum pada 2013. Melalui konsep heritage walk. (X-12)
Pengembangan sepak bola putri di Tanah Air memasuki babak baru dengan perluasan jangkauan ke Pulau Kalimantan.
Mereka terjerat kasus dugaan pemerasan dengan modus fee proyek dan dana CSR. KPK juga mengendus adanya penerimaan gratifikasi lainnya di Kota Madiun.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan keterlibatan Wali Kota Madiun Maidi dalam penerimaan uang yang bersumber dari proyek maupun perizinan di Pemkot Madiun, Jawa Timur.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) terus berkontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat melalui pelaksanaan 1.010 kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) sepanjang 2025 di 98 unit operasi di seluruh Indonesia.
Komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam penanganan bencana Sumatra melalui alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp1 triliun diapresiasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved