Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH perlu menyiasati dampak perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan Tiongkok.
Selain karena belum terlihat ujungnya, dampaknya sudah terasa memengaruhi ekonomi pada kuartal 1 2019
Besaran defisit neraca perdagangan mencapai US$2,5 miliar yang merupakan rekor tertinggi. Penyebabnya ekspor tertekan lebih tinggi ketimbang penurunan impor.
Direktur Indosterling Aset Manajemen Fitzgerald Stevan Purba mengimbau pemerintah untuk serius mengembangkan industri pengolahan dan meninggalkan ketergantungan terhadap ekspor komoditas mentah yang selama ini menjadi senjata utama Indonesia.
"Karena perang dagang itu memberi dampak pada penurunan harga komoditas seperti batu bara dan kelapa sawit. Ke depan, Indonesia tidak bisa berharap banyak mendapat keuntungan dari ekspor komoditas itu," ujar Stevan melalui keterangan resmi, akhir pekan lalu.
Pemerintah juga harus mampu membenahi defisit neraca dagang dengan cara menembus pasar-pasar ekspor baru dan tidak terlalu bergantung pada AS dan Tiongkok. Jika itu dapat dilakukan, ia optimistis kinerja ekspor akan bisa terjaga dan neraca dagang tidak akan semakin melebar.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B Sukamdani mengatakan agar defisit tidak membesar pada kuartal II, pemerintah harus mengendalikan impor dengan industri substitusi.
"Sebenarnya selama ini impornya memang sudah bagus karena lebih banyak ke barang modal, tapi bagaimanapun juga kita harus mengupayakan sebisa mungkin ada substitusinya bisa menggantikan impor itu dengan produksi di dalam negeri," kata Hariyadi.
Harus dilakukan inovasi dan terobosan baru agar barang-barang berpotensi yang sebelumnya diimpor dapat diproduksi di dalam negeri.
Di sisi lain, ekonom Universitas Indonesia Telisa Aulia Falianty memperkirakan neraca transaksi berjalan di kuartal II 2019 tidak akan lebih baik dari kuartal sebelumnya. Hal itu mengingat adanya pola musiman yaitu momen Ramadan, Lebaran, serta memanasnya perang dagang Amerika Serikat-Tiongkok.
"Itu kemungkinannya current account tidak akan lebih baik dari kuartal I. Kemungkinan kecil untuk lebih baik dari kuartal I," kata Telisa dalam diskusi di Kantor Menko Perekonomian, pekan lalu.
Aliran modal asing
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui adanya aliran modal asing keluar Rp11,3 triliun sebagai dampak gonjang-ganjing perang dagang.
"Kalau menurut data settlement, antara 13-16 Mei terjadi aliran modal asing yang keluar dari Indonesia nett jual Rp11,3 triliun," katanya.
Kondisi tersebut, disampaikan Perry, kemudian memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Dalam menyikapi itu, ia menegaskan bahwa BI selalu berada di pasar untuk melakukan langkah stabilisasi nilai tukar rupiah dengan intervensi ganda baik melalui pasar valas di spot maupun DNDF.
"Demikian juga pembelian SBN dari pasar sekunder, dengan tetap menjaga mekanisme pasar. Itu yang terus kita lakukan sehingga kita juga selain menyuplai di valasnya, juga membeli SBN dari pasar sekunder," tandasnya. (Nur/*/E-1)
Tiongkok mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Tiongkok melarang ekspor barang dwiguna ke 20 entitas pertahanan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries.
Model tersebut berguna bagi investor sebagai alat bantu dalam investasi kuantitatif, dan akademisi dapat menggunakan hasilnya untuk menguji serta menyempurnakan teori.
CADANGAN emas bawah laut terbesar di Asia ditemukan oleh pihak Tiongkok di lepas pantai Laizhou, sebuah kota pesisir di Yantai, Provinsi Shandong.
PEMERINTAH Tiongkok menemukan cadangan emas bawah laut di lepas pantai Laizhou, wilayah Yantai, Provinsi Shandong.Temuan emas bawah laut itu telah mendorong total cadangan emas mereka.
TIONGKOK mencatat tonggak baru dalam eksplorasi sumber daya alam setelah menemukan cadangan emas bawah laut pertama sekaligus terbesar di Asia.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Produk Indonesia yang mendapatkan tarif 0% meliputi minyak sawit, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor
Kejagung menggeledah 16 lokasi terkait dugaan korupsi ekspor CPO, menyita dokumen, alat elektronik, dan mobil mewah. 11 tersangka ditahan 20 hari.
Kejagung mendalami dugaan korupsi ekspor CPO dan turunannya. Lebih dari 30 saksi diperiksa dan 11 tersangka telah ditahan selama 20 hari.
Samasindo menargetkan tingkat pemanfaatan kapasitas produksi hingga 80% pada 2025, meski perusahaan baru memulai operasi komersial pada awal September.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved