Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Indonesia dan Liechtenstein Ratifikasi IE Cepa

(Pra/E-1)
11/5/2019 05:20
Indonesia dan Liechtenstein Ratifikasi IE Cepa
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita(MI/Susanto)

INDONESIA mengajak Liechtenstein untuk datang dan berinvestasi di sektor infrastruktur serta sumber daya energi berkelanjutan.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri, Kehakiman dan Kebudayaan Liechtenstein Aurelia Frick di Vaduz, Liechtenstein, Rabu (8/5).

Liechteinstein dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki komitmen terhadap pengembangan energi berkelanjutan dan itu sudah diterapkan di negara tersebut.

“Dengan komitmen dan kemampuan yang dimiliki, mereka bisa menjadi mitra strategis dan utama bagi Indonesia karena kita saat ini sedang berupaya membangun banyak infrastruktur untuk bisa lebih berdaya saing,” ujar Enggartiasto melalui keterangan resmi, Sabtu (10/5).

Selain membahas investasi, dalam pertemuan itu, kedua pihak juga menyatakan komitmen untuk segera menyelesaikan ratifikasi perjanjian Indonesia-EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA) pada akhir tahun ini. Hal ini agar perjanjian IE Cepa tidak hanya sekadar perjanjian di atas kertas bagi negara masing-masing.

“Kedua negara akan meningkatkan sosialisasi IE-CEPA kepada dunia usaha di negara masing-masing. Dengan sosialisasi ini, kesadaran dan manfaat IE-CEPA diharapkan dapat dimaksimalkan,” lanjutnya.

Undang ke Trade Expo
Di akhir kunjungan ke Liechtenstein, Enggar bertemu Putra Mahkota Liechtenstein Pangeran Alois yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian Kepala Negara Liechtenstein.

Pada kesempatan tersebut, ia mengajak Pangeran Alois beserta para pengusaha Liechtenstein untuk menghadiri Trade Expo Indonesia 2019 di ICE Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, pada 16-20 Oktober mendatang.

Pada tahun lalu, total perdagangan Indonesia dan Liechtenstein tercatat sebesar US$2,11 miliar. Angka tersebut  melonjak signifikan dari capaian pada tahun sebelumnya yang hanya US$150 juta.

Produk ekspor utama Indonesia ke Leichtenstein antara lain perhiasan, lensa kontak, emas, batu bara, timah, dan pakaian wanita. (Pra/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya