Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla (JK) ingin pemerintah meningkatkan ekspor ke Argentina untuk memperbaiki neraca perdagangan Indonesia. Selama ini neraca perdagangan Indonesia dengan Argentina selalu defisit karena impor terus berjalan.
“Kita masih defisit yang besar karena kita masih membeli hasil pertanian dari Argentina sehingga ini kita perlu kerja sama yang lebih baik lagi (meningkatkan ekspor),” ujar Kalla dalam pernyataan pers bersama Wakil Presiden Argentina Gabriela Michetti di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (7/5)
Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan, nilai perdagangan Indonesia dengan Argentina mencapai US$1,67 miliar, dengan nilai ekspor sebesar US$238 juta dan impor US$1,15 miliar. Sementara itu, defisit neraca perdagangan pada 2018 mencapai US$1,20 miliar.
JK menyampaikan peningkatan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Argentina segera ditindaklanjuti di tingkat menteri.
Sementara itu, Michetti mengatakan implementasi dari kerja sama ini harus berjalan dengan baik. Dia tak ingin kerja sama yang sudah ditandatangani tidak direalisasikan.
“Perjanjian yang ditandatangani itu penting sebagai sebuah instrumen, tapi yang penting lagi ialah implementasinya bagaimana kita bisa bekerja dengan jadwal, atau timeline menemukan cara kerja sama untuk merealisasikan apa yang diperjanjikan atau ditandatangani juga mencapai hasil yang optimal,” ucap dia.
Di sisi lain, Michetti mengakui banyak pengusaha dari negaranya yang ingin berinvestasi di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Argentina, kata Michetti, unggul di bidang agro industri, pangan, serta infrastruktur. Namun, hingga kini belum ada pembicaraan secara spesifik mengenai investasi tersebut. “Jadi, Argentina bisa tertarik juga untuk kerja sama di bidang pembangunan sektor publik maupun sektor swasta di bidang infrastruktur,” ujar dia. (Dro/E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved