Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

High Flyer Asia Gaet Pengusaha Indonesia

Ghani Nurcahyadi
05/5/2019 18:50
High Flyer Asia Gaet Pengusaha Indonesia
Steve Wee dan Yulie Nasution Grillon(Dok. HFA)

KOMUNITAS CEO dan pendiri perusahaan di Asia (High Flyer Asia/HFA) mulai mengandeng para pengusaha di Indonesia.

HFA yang didirikan oleh Steve Wee ini untuk pertama kalinya berkolaborasi dengan Yulie Nasution Grillon, pendiri Yulindra Gallery yang bersama-sama mengelar acara jejaring bisnis (business networking) selama 3 hari di Jakarta, 2-4 Mei 2019.

Steve Wee mengatakan pertumbuhan ekonomi di Asia cukup luar biasa menjadi salah satu alasan baginya membentuk High Flyer Asia (HFA) lewat Global Business Networking Trip bagi CEO dan pendiri lembaga atau perusahaan yang ingin tumbuh secara global.

Indonesia, lanjutnya sebagai negara yang sangat ramah, tidak hanya pada hubungan sosial antar masyarakatnya, namun juga untuk menjalin hubungan bisnis.

Diakui dalam dunia bisnis yang selalu sibuk, waktu menjadi sebuah elemen mewah. Maka HFA mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan jaringan bisnis di Jakarta.

Adapun rangkaian kegiatan jaringan bisnis yang digelar dibagi menjadi tiga, yaitu makan malam eksklusif guna membangun jaringan global, pengalaman menyantap makanan Indonesia dan kunjungan bisnis ke industri-industri terkemuka di Indonesia.

"Kami memahami bahwa waktu adalah emas dan semua orang berharap untuk menghabiskannya dengan baik. Kami hadir membawa misi yang cukup sederhana, yaitu memberikan waktu kepada anggota kami (HFA), membantu mereka membangun hubungan terpercaya antar anggota dan membuka kemungkinan saling menguntungkan bagi para anggota HFA yang tersebar di 17 negara Asia," ujar Steve Wee dala  keterangan tertulisnya.

Baca juga : Pengusaha Antisipasi Lesunya Ekonomi Tiongkok

Menurutnya para peserta yang tergabung adalah CEO dan pendiri dari Jakarta, wirausahawan dan CEO dari 16 negara Asia tempat HFA berada dan duta besar dari berbagai negara.

Steve mengaku HFA didirikan dengan misi untuk menghubungkan dan meningkatkan konektivitas anggotanya ke negara-negara Asia guna memicu peluang yang lebih besar lagi.

"Saya kira 2019 ini adalah waktu yang tepat bagi kami dalam menjalin hubungan kerjasama dengan para pengusaha di Indonesia ini. Indonesia adalah negara yang hebat dan kami menetap disini beberapa hari dan kedepannya setiap satu bulan kami akan berkunjung ke setiap negara Asia seperti Singapura, Hong Kong, Thailand (Bangkok), Tiongkok (Shanghai), Myanmar, Kamboja, Taiwan dan tahun depan akan ada 10 negara lagi yang akan kami kunjungi," ungkap dia.

Menurutnya, untuk dapat bergabung menjadi anggota dari HFA nantinya perusahaan tersebut terlebih dahulu akan diverifikasi latar belakang perusahaanya. Pengecekan tersebut dilakukan langsung oleh HFA karena dalam menjalin hubungan kerja sama, kepercayaan menjadi  modal penting.

Pendiri Yulindra Gallery, Yulie Nasution Grillon mengatakan ini menjadi pertama kalinya, salah satu galeri seni Indonesia bermitra dengan komunitas CEO dan pendiri perusahaan Asia. Baginya kerjasama tersebut sangat berharga dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Kegiatan ini melibatkan 40 peserta yang tergabung dalam HFA untuk meninjau brand-brand besar yang telah lebih dulu mendirikan perusahaan di Indonesia. Terkait kunjungan bisnis sendiri, saya membawa para pengusaha dari berbagai negara untuk datang ke Jakarta guna mengunjungi St. Regis Jakarta, Lamborghini Indonesia dan Galleries Lafayette," terang Yulie.

Wanita yang akrab disapa Madam Yulie sekaligus penulis "The Art of Table Setting" itu mengaku ketiga brand tersebut dipilih karena mereka telah menjadi raksasa di dunia bisnis internasional.

Itu seklaigus menjadi bukti bagaimana hebatnya Indonesia sebagai tempat yang sangat layak dalam mengembangkan bisnis global dan negara yang aman untuk melakukan investasi. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya