Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
RAPAT Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB0 PT. Pelayaran Tamarin Samudra yang digelar Kamis (2/5) menyetujui adanya pemecahan nilai nominal saham perseroan (stock split).
Lewat pemecahan tersebut, saham Pelayaran Tamarin Samudra yang sebelumnya sebesar Rp100, kini menjadi Rp10 per saham. Corporate Secretary Pelayaran Tamarin Samudra Leo A Tangkilisan menjelaskan, stock split dilakukan untuk menambah jumlah saham beredar, sehingga harga saham bisa lebih murah.
"Dengan harga yang lebih murah, harga saham Perseroan akan menjadi daya tarik bagi investor dan diharapkan akan meningkatkan daya beli investor terhadap saham Perseroan. Di lain sisi akan lebih banyak investor retail yang dapat memiliki saham Perseroan, dengan demikian penyebaran saham Perseroan di kalangan investor akan semakin luas," katanya lewat keterangan tertulis.
Baca juga : 50% Anggota DPRD DKI Setujui Lepas Saham Bir
Disamping itu, Perseroan dapat mempertahankan tingkat likuiditas saham dengan banyaknya lembar saham yang beredar dan saham Perseroan dapat makin aktif diperdagangkan.
Jumlah saham beredar Perseroan setelah stock split akan berjumlah 37,5 miliar lembar. Jadwal perdagangan saham dengan nilai nominal baru diperkirakan dimulai pada awal Juni 2019.
Di samping keputusan stock split, Pelayaran Tamarin Samudra dalam RUPSLB kali ini juga mengukuhkan susunan direksi baru perseroan.setelah mundurnya Debora Audrey Chiayu Hiu dari jabatan direktur. RUPSLB menunjuk Edi Purwanto sebagai bagian dari dewan direksi yang baru. (RO/OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved