Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mencatat dana asing mencapai Rp85 triliun masuk ke pasar keuangan Indonesia pada triwulan pertama 2019.
Tren itu akan terus berlanjut seiring dengan kelancaran pelaksanaan pemilihan umum pada 17 April lalu. Adanya riak dalam penetapan pemenang pemilu tidak sampai menggangu keyakinan investor terhadap kondisi perekonomian Indonesia.
Menurut Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman, kondisi fundamen ekonomi hingga neraca pembayaran masih terkendali.
“Kalau lihat obligasi kita fakta penting itu satu, yakni kondisi fundamen ekonomi sendiri. Kondisi makro neraca perdagangan, kondisi fiskal jadi faktor penting pasar obligasi kita,” tutur Luky di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (22/4).
Dana asing masuk tercatat Rp10 triliun di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan di Surat Berharga Negara (SBN) Rp75 triliun.
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia menilai pemilu yang berlangsung damai dan kondusif diiringi dengan hasil yang tidak mengejutkan pasar akan suportif bagi pasar obligasi.
“Hilangnya ketidakpastian politik dapat mendorong dana masuk baik dari investor domestik maupun global,” kata Director Chief Investment Officer, Fixed Income PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Ezra Nazula.
Di sisi lain, pelemahan rupiah ke level 14.093 per dolar AS kemarin merupakan aksi profit taking setelah empat hari berturut-turut menguat.
“Sejalan dengan aksi profit taking yang dilakukan pelaku pasar, rupiah memangkas penguatannya dan menutup perdagangan minggu lalu di level 14.045 per dolar AS,” kata ekonom Bank Permata, Josua Pardede.
Meskipun begitu, Josua mengungkapkan rupiah masih berpeluang besar untuk menguat, mengingat sentimen positif datang dari dalam dan juga luar negeri.
“Dengan mempertimbangkan sentimen positif dari hasil quick count pilpres, serta rilis data ekonomi AS yang bervariasi, nilai tukar rupiah diperkirakan stabil di rentang 14.000-14.100 per dolar AS,” tandasnya. (Ata/Ant/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved