Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN terpilih harus bisa melakukan pembenahan di sektor kewirausahaan. Demikian diungkapkan peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Muhammad Diheim Biru melalui keterangan resmi, Senin (22/4).
Diheim mengatakan, saat ini, walaupun di tingkat pusat sudah disediakan Online Single Submission, itu tidak otomatis membuat proses perizinan pelaku usaha menjadi mudah.
Sinkronisasi prosedur birokrasi antara pemerintah pusat dan daerah belum berjalan dengan baik karena masih ada prasyarat yang kerap terbentur-bentur.
Proses yang rumit itu menyebabkan penyelesaian registrasi usaha memakan waktu paling cepat 23 hari.
Baca juga: Wirausaha Muda Pacu Ekonomi Daerah
Padahal, idealnya, apabila persyaratan dokumen bisa didapatkan secara cepat dan prosedur registrasi dipersingkat lagi, proses registrasi usaha di Indonesia berpotensi untuk dipotong menjadi hanya enam hari.
"Masih banyak kendala di berbagai penjuru Tanah Air yang secara infrastruktur sulit untuk dijangkau oleh sistem Online Single Submission. Belum lagi penyebaran informasi mengenai registrasi yang belum komprehensif," ujar Diheim.
Jika persoalan terkait perizinan usaha dapat diperbaiki, niscaya perekonomian nasional akan semakin baik lantaran akan muncul banyak wirausaha baru yang akan menyerap tenaga kerja lebih besar.
“Kebijakan terkait kewirausahaan dan perdagangan idealnya harus saling mendukung satu sama lain. Selain menciptakan iklim usaha yang kondusif dan juga kemudahan untuk memulai usaha dan berusaha untuk seterusnya, kebijakan perdagangan juga perlu dibenahi agar produk hasil wirausaha bisa menjangkau pasar yang luas,” jelasnya. (OL-7)
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved