Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis pertumbuhan ekonomi akan tetap stabil di angka 5,3%. Hal itu diungkapkannya seusai mencoblos di TPS 20, Kompleks Perumahan Liga Mas, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (17/4).
Menurut dia, hingga kini Indonesia masih terus melanjutkan pembangunan infrastruktur strategis. Dari rencana 223 infrastruktur yang dibangun, baru 65 yang selesai. Dengan pembangunan yang belum rampung sepenuhnya, kata dia, Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Kalau pembangunannya lanjut terus, itu akan mendongkrang pertumbuhan,” ujarnya.
Darmin menjabarkan, unsur-unsur pertumbuhan itu didasari investasi, konsumsi rumah tangga, serta ekspor-impor. Dari sisi investasi dan konsumsi rumah tangga, dia menilai keduanya memiliki pertumbuhan yang baik. Meski begitu, Darmin berpendapat sektor impor dan ekspor Indonesia perlu ditingkatkan guna menjaga neraca perdagangan.
“Ekspor dan impor yang harus dijaga agar jangan menarik neraca perdagangan ke bawah,” katanya.
Untuk itu, pemerintah juga telah membuat perencanaan jangka pendek dan jangka menengah.
“Kita lihat bahwa satu yang kita coba usahakan yakni mengidentifikasi barang yang mau diekspor. Barangnya apa? Apakah siap diproduksi? Dan eskpornya kemana?” tukasnya.
Saat dihubungi terpisah, ekonom Institute for Development of Economics and Finance, Bhima Yudhistira, menyatakan stabilitas makro ekonomi tetap terjaga sepanjang Pemilu 2019.
Hal itu, kata dia, karena para pelaku pasar telah mengantisipasi jauh-jauh hari siapa pun pemenangnya. “Pengaruhnya sudah terlihat. IHSG positif, rupiah di 14.000 per dolar AS. Ada optimisme dari pelaku pasar karena hari ini pun pemilu berlangsung aman,” kata Bhima kepada Media Indonesia, kemarin.
Untuk diketahui, pada penutupan Selasa (16/4), rupiah ditutup di le-vel 14.085 per dolar AS. IHSG juga ditutup di zona hijau yakni pada level 6,481. Menguat 0,72% ketimbang penutupan sebelumnya.
Menurut dia, yang menyebabkan kepercayaan pelaku pasar cukup bagus, salah satunya tren IHSG positif naik meskipun investor asing cenderung menahan beli bersih (net & buy) selama pemilu. Itu pun dinilai tidak berlangsung lama.
Bhima menuturkan tingginya kepercayaan asing juga karena Indonesia masih jadi pasar yang prospektif dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata 5% di tengah guncangan perekonomian global.
Dukungan pengusaha
Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang Girindrawardana meng-ungkapkan, meski kemenangan sementara capres petahana belum final, itu gambaran nyata bahwa kepercayaan masyarakat terutama para pelaku usaha masih sangat tinggi terhadap Jokowi.
“Yang dikerjakan pemerintah, khususnya dari sisi infrastruktur, itu menciptakan optimisme tinggi di kalangan pengusaha. Optimisme itu pasti diikuti sebagian besar karyawan karena semua berjalan beriringan,” ujar Danang, kemarin. (Pra/Ant/E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved