Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN usaha milik negara (BUMN) menunjukkan ketangguhannya dalam menghadapi perkembangan ekonomi yang ada.
Aset dari keseluruhan BUMN dalam 4 tahun terakhir terus tumbuh rata-rata 12% per tahun. Pada 2018 lalu, aset BUMN mencapai Rp8.092 triliun, naik sebesar 12% jika dibandingkan dengan 2017. Sinergi BUMN menjadi kunci dalam peningkatan kinerja itu.
“Peningkatan aset ini didukung oleh peningkatan laba dan manajemen perusahaan yang teruji menghadapi tantangan perkembangan ekonomi yang ada,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno seusai memotong tumpeng dalam perayaan HUT ke-21 BUMN di Semarang, akhir pekan lalu.
Lebih lanjut, Rini menjelaskan bahwa peningkatan aset juga mendukung kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara untuk mendukung pembangunan.
Pada 2018, kontribusi BUMN terhadap penerimaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mencapai Rp422 triliun baik dalam bentuk dividen, pajak maupun penerimaan negara bukan pajak. Angka ini lebih tinggi atau naik sekitar 19% jika dibandingkan dengan 2017 yang mencapai Rp354 triliun. Pun kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara terus tumbuh. Dalam empat tahun terakhir rata-rata sebesar 11,68%.
Menteri BUMN Rini M Soemarno beserta jajarannya dan 52 direksi serta komisaris BUMN hadir untuk menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras para insan BUMN atas kontribusinya terhadap kemajuan BUMN. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada seluruh pegawai di lingkungan BUMN yang telah bekerja keras untuk perusahaannya.
“Kami optimistis kinerja BUMN akan lebih baik, kekuatan sinergi semakin jelas dan kami on the track untuk mewujudkan holding di BUMN agar organisasi lebih ramping dan menjalankan bisnis lebih cepat dalam mengejar hasil usaha maksimal untuk akhirnya kita kembalikan kepada masyarakat,” papar Rini.
Sementara itu, Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang juga Direktur Utama Bank BTN Maryono mengungkapkan HUT ke-21 BUMN kali ini memiliki makna kebersamaan, sinergi, dan prestasi.
“Adanya kebersamaan, sinergi, prestasi yang telah terwujud. Makanya, ke depan kami akan mengembangkan lebih cepat lagi sehingga BUMN dapat menjadi roda pembangunan yang paling terdepan,” tegasnya.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam debat kelima Pilpres 2019 di Jakarta pekan lalu juga mengungkapkan pihaknya masih akan membentuk beberapa holding BUMN ke depan. Bahkan, pada akhirnya akan terbentuk Super Holding BUMN yang menaungi seluruh BUMN agar bisa bekerja lebih hebat lagi dan meluaskan sayap ke mancanegara. (E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved