Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno menyampaikan kehadiran pasar murah khusus pupuk nonsubsidi dalam rangkaian ulang tahun ke-21 Kementerian BUMN bisa membantu petani dalam meraih hasil panen yang optimal.
“Tentunya harapan kami ini akan membantu petani. Semoga dengan program (pasar murah) ini, hasil panen petani semakin banyak,” ungkap Rini di sela-sela program pasar murah yang digelar PT Pupuk Indonesia (persero) di Gudang Penyimpanan Pupuk (GPP) Pusri, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (10/4).
Hadir pula pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat dan Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana.
Rini menyampaikan program pasar murah khusus pupuk nonsubsidi ini juga sebagai bentuk kegiatan berbagi langsung dengan masyarakat atas capaian BUMN yang positif.
“Total akan ada 10 ribu ton pupuk untuk para petani dalam program pasar murah ini di sekitar enam titik di seluruh Indonesia,” ucap Rini.
Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat mengungkapkan pasar murah khusus pupuk nonsubsidi digelar karena pihaknya menyadari masih ada petani yang belum bisa memperoleh pupuk bersubsidi karena berbagai sebab. Di antaranya belum tergabung dalam gabungan kelompok tani (gapoktan), atau belum menyusun rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) atau alokasi di daerah yang masih terbatas.
Karena itu, dengan memperkenalkan pupuk nonsubsidi, Pupuk Indonesia berharap dapat menjadi salah satu alternatif pilihan pupuk bagi petani.
“Kami ingin memastikan pupuk nonsubsidi ini selalu tersedia sehingga petani tetap dapat memperoleh pupuk bila dibutuhkan,” tegasnya.
Pada pasar murah itu, total pupuk yang disediakan bagi para petani mencapai masing-masing 500 ton urea dan 500 ton NPK.
Produk nonsubsidi tersebut dijual dengan harga Rp1.000/kg untuk urea dari harga normal Rp5.000/kg, serta Rp1.300/kg untuk pupuk NPK dari harga normal Rp6.500/kg.
Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana menambahkan pasar murah khusus pupuk nonsubsidi menjadi bagian dari perayaan HUT ke-7 holding Pupuk Indonesia yang didukung anak-anak usaha yaitu PT Pupuk Sriwidjaja, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Kujang, dan PT Pupuk Iskandar Muda. (Dik/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved